BROWNIES DAN COOKIES | Menjadi Bentuk Tren Modus Operandi Narkoba Terbaru - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 30 Juli 2020

BROWNIES DAN COOKIES | Menjadi Bentuk Tren Modus Operandi Narkoba Terbaru


Merdekajayapos. Kamis ( 30/7-2020) Jepara, bertempat di Polres jepara PressCon Operasi Sikat Candi 2020, hadiri dalam kegiatan tersebut, Brigjen Benny Gunawan, Kapolres Jepara AKBP. Nugroho Tri Nuryanto, S.H.,S.I.K., M.H.,  Bupati Jepara Dian Kristiandi dan Kepala Kantor Bea Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo.


Ganja Brownies modus operandi narkoba terbaru


Team gabungan BNN Pusat, BNN Prov, Dirjen Bea Cukai, Polres Jepara melaksanakan operasi bersama untuk menangkap tsk (FES). info awal paket berasal dari makasar. Setelah melakukan tracking delivery akhirnya paket sampai ke tangan tersangka di rumah nya di Daerah Kel Pesajen Kec Jepara akhirnya ditangkap dirumahnya senin 27 juli 2020.


Perscon Operasi Sikat Candi Polres Jepara

Setelah dilakukan penyidikan akhirnya tersangka mengakui bahwa paket tersebut akan di jual dalam bentuk cookies dan brownies. Sangat mengagetkan karena hal ini menjadi sebuah modus operandi baru. 

Akhirnya diamankan barang bukti 6,1 Gram ganja di bungkus alumunium foil, terdapat 1 paket brownies dan 2 paket cookies, atm, kompor dan komposisi bahan pembuatan kue. 

Dengan sasaran penjualan semarang- jakarta di jual harga 1 paket berisi 4 potong kue senilai 600.000 di pasarkan online melalui media sosial instagram dan sudah berjalan sekitar 4 bulan. Saat ini tersangka diancam dengan pasal 111 ayat 1 uu no.35 


“Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).” 

BNN Provinsi menyampaikan bahwa saat ini jepara menjadi episentrum penjualan narkotika yang di kirim ke solo, semarang dan jakarta dan beberapa daerah lain nya. 

Kapolres Jepara juga menyampaikan "Kami sangat mengapresiasi kerja sama antara Kepolisian, BNN dan Bea Cukai yang telah berhasil mengungkap modus operandi baru penjualan narkoba tersebut dan tentunya harapan kami peran masyarakat sangat di perlukan dalam pemberantasan narkoba. 

"Jangan ragu untuk melaporkan kepada kami apabila di lingkungan masyarakat di duga ada transaksi narkoba bahkan ada pengguna di lingkungan mohon untuk di laporkan dan identitas pelapor akan di rahasiakan". Ungkap Kapolres Jepara. 
Bupati Jepara dan Bea Cukai Provinsi yang di wakili oleh Bea Cukai Kudus juga menyampaikan hal yang sama bahwa Narkoba musuh bersama yang harus di berantas hingga di butuhkan sinergi antara beberapa pihak terkait dan tentunya partisipasi masyarakat. 
(MJP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad