Diusia Muda Pria Asal Plajan Meraih Doktor Di Delft University Belanda

Merdekajayapos.com JEPARA- Usianya memang masih muda karena ia lahir di Jepara 8 Januari 1988, 34 tahun yang lalu Ahmad Nasikun kelahiran desa Plajan Pakis Aji kini berhasil meraih gelar doktor dari TU Delft Belanda.

Ahmad Nasikun ( kanan) saat menirima Ph.D

Anak dari pasangan Turki seorang petani dan Ruminah seorang ibu rumah tangga  ini resmi menerima ijazah dari profesor ( promotor) di TU Delft/ Delft University of Technology pada Senin 21 Maret 2022.

Untuk meraih gelar Ph.D. Pria yang mengenyam Pendidikan di SD N Plajan 5 Pakis Aji Jepara, Jepara,  SMP N 1 Pecangaan Jepara, SMA Semesta Semarang dan  Pertukaran pelajar di Gaithersburg High School (Maryland, Amerika Serikat), S1: Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UGM. S2: Electrical Engineering and Computer Science, Seoul National University (SNU), Korea Selatan

S3: Computer Graphics and Visualization, Intelligent Systems, Delft University of Technology (Belanda) ini berhasil menyelesaikan belajarnya selama 4,5 tahun.

" Dengan segala kerendahan hati kami ucapkan puji syukur dan terima kasih atas semua doa, dukungan, saran dari semua pihak yang telah banyak berkontribusi dalam perjalanan hidup kami . Alhamdulillah kami telah menyelesaikan program doktoral di TU Delft Belanda pada Senin 21 Maret 2022", Ujar Ahmad Nasikun lewat layanan WA pada Kamis 24/3/2022 M, 20 Syakban 1443 H.

Ahmad Nasikun Pemuda Asal Plajan Pakisaji Jepara Raih Doktor di Delft/ Delft University of Technology Belanda

Ahmad Nasikun berharap semoga ilmu dan perjuangannya selama 4,5 tahun ini bermanfaat dan penuh berkah.

" Terimakasih kasih banyak kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan ( LPDP) pemberi beasiswa saya. Rekan-rekan pelajar Indonesia ( khususnya PhD) di Delft Belanda. Rekan-rekan di lab. Teman-teman FORKOM-NL ( Forum komunikasi komunitas muslim Indonesia di Belanda) tempat saya aktif berorganisasi. Bapak/ ibu dosen DTETI ( Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, UGM) tempat saya bekerja sebagai dosen/tenaga pengajar. Serta semua Bapak dan ibu guru SD hingga SMA. Semoga Allah membalas Kebaikan Anda semua", Imbuh Suami dari Alfina Dewi.

Ahmad Nasikun bersama tim penguji didampingi anak dan istri

Keberhasilan Ahmad Nasikun ini tidak lepas dari peran orang tua dan sang istri. " Terimakasih terbesar kami kepada Istriku Alfina Dewi yang dengan sabar mendampingi perjalanan ini bersama dua anak kembar saya  Aziz Candra Abdullah dan Azizah Kirana Abdillah. Tentunya doa dan dukungan keempat orang tua serta kerabat kami sangat membantu perjalanan ini", pungkas Nasikun.

keberhasilan Ahmad Nasikun ini ditanggapi dengan rasa syukur oleh salah satu tokoh masyarakat Plajan yakni H. Achmad Nasir. H. Achmad Nasir adalah guru Ahmad Nasikun saat di SD N 5 Plajan.

" Alhamdulillah, kalau saya  teringat perjuangannya bisa keluar air mata, karena dari SD sampai yang mengawal lomba saya yang mendampingi. Dan sampai hari ini pasti dia selalu dan kami masih saling kontak", Ungkap H. Nasir.

H. Nasir salut akan perjuang Ahmad Nasikun. " Dari keluarga sangat sederhana, Ketaatan dan ketekunan sudah  kelihatan dari kecil. Dari keluarga ada keturunan keluarga cerdas. selamat ya mas Nasikun prestasi Anda ini memberikan nilai positif untuk keluarga dan masyarakat secara luas. Bagi saya pribadi

 ibarat menanam tidak harus dikebun sendiri, artinya anakku biasa biasa saja tetapi anak orang lain yang saya asuh Allah memberikan hasil yang luar biasa Alhamdulillah", pungkas H. Nasir. (Edi sulton).


Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url