Mobil Minibus Masuk Ke Parit, Diduga Sopir Mengantuk

SRAGEN Merdekajayapos.com - Sebuah mobil minibus nyonong masuk ke parit. Kecelakaan tunggal mobil minibus terjadi di Dukuh Setri Desa Tunggul Kecamatan gondang Sragen. Sopir diduga mengatuk karena kelelahan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Senin tgl (27/06/22).

Kecelakaan tunggal Mobil Minibus Masuk Ke Parit

Mobil Minibus Masuk Ke Parit, Kecelakaan di Jalan Gondang-Winong Diduga Sopir Mengantuk

Menurut keterangan Kejadian kecelakaan tunggal yang menimpa mobil minibus tersebut pada pukul pukul 05.15 wib, Mobil minibus dengan nomor plat AB 1485 AN  membawa 3 penumpang dan 1 Sopir nyelonong masuk ke parit di Jalan Gondang-Winong.

Saat dikonfirmasi sopir mobil minibus bernama Budi warga Getasan Salatiga mengatakan merasa lelah dan ngantuk sehingga mobil masuk ke parit.

Salahsatu penumpang Priyanto mengungkapkan rencananya mau berhenti untuk beristirahat.

"rencananya mau istirahat dulu tetapi sebelum istirahat malah mengalami kejadian. Dan kami bersyukur tidak ada korban jiwa atau luka parah atas kejadian ini," ungkap Priyanto

Kecelakaan Tunggal Mobil Minibus ke Parit

Mobil minibus melaju dari Magetan lewat jalan tersebut menuju perjalanan ke kota Salatiga sehingga sopir tersebut kelelahan dan mengantuk saat berkendaraan. Akibat kecelakaan tersebut 4 penumpang 2 diantaranya sempat dilarikan ke klinik terdekat karena luka memar ringan.

Petugas Evakuasi Mobil Minibus Masuk ke Parit

Petugas dari kepolisian segera tiba ditempat kejadian. Bripda Suwanto, Giyono, Tejo, Nanang bersama petugas lainnya segera bertindak cepat untuk mengevakuasi mobil minibus yang masuk ke parit tersebut, dengan cara diangkat menggunakan eksavator untuk dinaikkan ke atas di jalan raya.

Menurut Sukiman warga sekitar, daerah ini memang sering terjadi kejadian seperti ini. Karena tempatnya juga agak rawan dan terkenal angker dari dulu oleh warga setempat, kalaupun harus lewati jalan disarankan untuk klakson atau hidupkan lampu, tanda untuk numpang ijin lewat lewat. Dan dianjurkan jika letih atau ngantuk bisa untuk istirahat melepas lelah agar kondisi terjaga dengan aman dan selamat sampai tujuan. (*)


Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url