Atap Ruang Kelas SDN 2 di Tulakan Tiba-tiba Roboh

Atap Kelas SDN 2 Tulakan roboh
Atap beberapa ruangan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tulakan kecamatan donorojo mengalami roboh saat hujan deras di sertai angin kencang

JEPARASekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tulakan kecamatan Donorojo kabupaten Jepara, disaat suasana libur sekolah dikejutkan dengan robohnya beberapa atap ruang sekolah. Ruang yang mengalami roboh diantaranya ruang kelas 3, 1 ruang kantor dan 1 ruang alat peraga. Minggu, (01/01/2023).

Robohnya beberapa ruang diantaranya ruang kelas dan ruang kantor di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tulakan menurut keterangan disebabkan karena usia bangunan memang sudah sangat tua dan pernah diajuka ronovasi berat.

Kepala Desa Tulakan Budi Sutrisno membenarkan kejadian robohnya atap sekolah itu saat dikonfirmasi  lewat sambungan telepon oleh wartawan  

"Kejadian robohnya Ruang sekolah SDN 2 Tulakan kecamatan Donorojo kabupaten Jepara disaat cuaca sedang dalam keadaan hujan deras dan disertai Angin kencang,"papar Budi

Beruntung kejadian tersebut disaat sekolah sedang libur dan saat roboh masih sangat pagi kurang lebih sekitar pukul 06:00 WIB, karena memang pas tahun baru jadi tidak ada Korban jiwa dalam dalam peristiwa robohnya Ruang kelas," tambah Budi Sutrisno petinggi Desa Tulak'an

Diperkirakan kerugian yang dialami pihak sekolah kurang lebih mencapai 300 juta, secara estimasi belum alat alat peraga sekolah termasuk buku pelajaran.

Sekolah SDN 2 Tulakan Donorojo Jepara

Kejadian robohnya atap ruang kelas Sekolah SDN 2 Tulakan dilaporkan langsung kepada dinas terkait diantaranya Bp. BupatiJepara, Bp. Sekda Jepara, Ka. BPBD Kab. Jepara, Ka. PMI Kab. Jepara, serta Camat Dinorojo semoga kejadian ini dan laporan terjadinya ruang sekolah yang rusak berat segera di respon oleh dinas terkait.

Dinas terkait harusnya juga Fast respon ketika ada bangunan sekolah yang mengajukan renovasi, apalagi pengajuan dari sekolah tersebut mengajukan renovasi berat, yang artinya bangunan sudah sangat tidak layak.

Budi Sutrisno selaku Kapala Desa berharap pemerintah segera melakukan pembenahan untuk sekolah SDN 2 Tulakan.

"Karena bangunan Sekolah dalam keadaan rusak berat nanti ketika siswa SDN 2 masuk sekolah rencananya masuk s kolah secara bergantian karena masih ada ruangan yang masih bisa dipergunakan,"ungkap Budi

Saat ini bangunan Sekolah SDN 2 Tulakan sudah di lingkari policeline atau garis polisi.

Red

Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url