Santriwati Ponpes Modern Asy Syifa Praktik Dakwah Lapangan di Jepara
![]() |
| Santriwati Ponpes Modern Asy Syifa Praktik Dakwah Lapangan di Jepara selama sepekan. Mereka mengisi ceramah, mengajar Alquran, dan belajar pertanian bersama masyarakat |
JEPARA – Santriwati Ponpes Modern Asy Syifa Praktik Dakwah Lapangan (PDL) di sejumlah desa di Kabupaten Jepara. Kegiatan ini melibatkan santriwati SMA kelas XI dari Ponpes Modern Asy Syifa Blimbingrejo, Nalumsari.
Program tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 9–15 Februari 2026 atau 21–27 Syakban 1447 H. Melalui kegiatan ini, para santriwati terjun langsung ke masyarakat untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari di pondok.
Santriwati Ponpes Modern Asy Syifa Praktik Dakwah Lapangan di Dua PRM
Dalam program Santriwati Ponpes Modern Asy Syifa Praktik Dakwah Lapangan, para peserta ditempatkan di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Senenan, Tahunan serta PRM Plajan, Pakis Aji.
Selama kegiatan berlangsung, santriwati aktif mengisi ceramah agama. Selain itu, mereka mengajar dan membimbing siswa PAUD membaca Alquran. Mereka juga mendampingi jemaah wanita dalam pembelajaran Alquran.
Tidak hanya fokus pada dakwah, para santriwati juga belajar tentang pertanian kopi dan porang di Desa Plajan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan keagamaan, tetapi juga menambah wawasan keterampilan.
Santriwati Merasa Terharu dan Bangga
Program Santriwati Ponpes Modern Asy Syifa Praktik Dakwah Lapangan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Senenan dan Plajan. Hal tersebut diungkapkan Dayana Athiyya Mumtaz, santriwati asal Desa Ngeling, Pecangaan.
"Alhamdulillah PDL sudah kami laksanakan. Saya senang bisa mempraktikkan ilmu yang saya pelajari di pondok. Masyarakat juga ramah menerima kami. Saya berterima kasih atas sambutan yang luar biasa,” ujar Dayana.
Selain Dayana, Fatimah yang bertugas di PRM Senenan juga merasakan pengalaman berharga. Ia mengaku mendapat pengalaman baru yang menyenangkan.
“Kami belajar menghadapi berbagai karakter masyarakat. Namun demikian, suasananya tetap menyenangkan karena warga sangat baik dan ramah,” kata Fatimah.
Belajar Mandiri dan Percaya Diri
Sementara itu, Arriqoh, santriwati asal Desa Plajan yang bertugas di Masjid Baitul Muttaqin Dukuh Boto, mengaku memperoleh banyak pelajaran hidup. Ia merasa lebih mandiri dan percaya diri setelah mengikuti kegiatan ini.
“Saya senang bisa bertemu banyak orang dalam suasana kekeluargaan. Pengalaman ini sangat mendukung perkembangan diri saya,” ungkap Arriqoh.
Meski kegiatan Santriwati Ponpes Modern Asy Syifa Praktik Dakwah Lapangan hanya berlangsung sepekan, kesannya sangat mendalam. Bahkan, suasana haru menyelimuti momen perpisahan saat para santriwati kembali ke pondok.
Suyati, warga RT 3 RW 7 Desa Plajan, mengaku terharu ketika melepas kepulangan para santriwati. Ia bahkan meneteskan air mata karena merasa dekat selama kegiatan berlangsung.
Dakwah dan Pengamalan Ilmu di Tengah Masyarakat
Secara keseluruhan, program Santriwati Ponpes Modern Asy Syifa Praktik Dakwah Lapangan membawa dampak positif. Para santriwati tidak hanya mengamalkan ilmu agama, tetapi juga belajar hidup bermasyarakat secara langsung.
Selain meningkatkan kemampuan komunikasi, kegiatan ini juga membentuk karakter kepemimpinan dan empati sosial. Oleh karena itu, PDL menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di Ponpes Modern Asy Syifa.
Melalui kegiatan ini, santriwati membuktikan bahwa ilmu yang dipelajari di pondok dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat.
Kontributor: Edi Sulton
Editor: @ries
