MDMC Jepara Gelar Penyelamatan di Air Jilid 2

 

Latihan penyelamatan di air MDMC Jepara untuk menumbuhkan kemampuan relawan MDMC Jepara 
 



JEPARA - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jepara melaksanakan kegiatan Penyelamatan di air/ water rescue hari Ahad, ( 20 September 2026M/ 8 Rabiul akhir 1448H) Kegiatan penyelamatan di air dilaksanakan kawasan rekreasi air Waterboom Tiara Park, Kalinyamatan, Jepara.


 Kegiatan Penyelamatan di air MDMC Jepara secara  bertajuk Pelatihan Water Rescue - Batch 2 atau penyelamatan di air jilid 2.


"Kegiatan ini bukan sekadar agenda pelatihan biasa, melainkan sebuah manifestasi nyata dari teologi penolong yang senantiasa dihidupkan oleh Persyarikatan Muhammadiyah"terang Ketua MDMC Jepara, Roy Alviantoro.


 Kegiatan Penyelamatan di air MDMC Jepara membawa semboyan membakar semangat—Ubah Ketakutan Menjadi Ketangguhan, Tangguh di Darat, Ahli di Air —pelatihan ini dirancang khusus untuk menggeser dari  masyarakat awam dan relawan muda menjadi garda depan penyelamatan yang memiliki kapasitas teknis tinggi, mental baja, serta kepedulian sosial yang mendalam.


" Solidnya Kolaborasi Lintas unsur Persyarikatan

Gelaran Batch 2 ini mencatatkan sejarah tersendiri berkat tingginya antusiasme serta partisipasi aktif dari berbagai lini ekosistem Muhammadiyah di Kabupaten Jepara," imbuh Roy Alviantoro.


Penyelamatan di air MDMC Jepara dikuti mulai dari tenaga kesehatan profesional dari lini Amal Usaha Muhammadiyah seperti PKU Mayong dan PKU Aisyiyah, kekuatan fisik dan mental dari kader Tapak Suci, kedisiplinan barisan muda, hingga energi membara dari pelajar tingkat menengah atas dan kejuruan—seperti perwakilan dari SMA & SMK Mayong, SMK Mlonggo, serta SMK Bangsri.


Selain itu kegiatan penyelamatan di air MDMC Jepara dikuti pilar-pilar strategis penanggulangan bencana dan pelayanan sosial turut serta mengirimkan kader-kader terbaiknya. Unsur Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB), Lazismu, hingga basis penggerak akar rumput dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Dorang turut ambil bagian dalam barisan penyelamat masa depan ini.


 Peserta penyelamatan di air MDMC Jepara dilatih mulai dari teori hingga Simulasi Ekstrem di Air

Pelatihan yang dimulai sejak pagi hari ini dikemas secara profesional dan komprehensif. 


Para peserta penyelamatan di air MDMC Jepara tidak hanya diberikan pembekalan secara teoretis mengenai manajemen darurat di perairan, tetapi langsung diterjunkan ke dalam skenario lapangan yang menuntut ketangkasan fisik dan mental.


Kegiatan Penyelamatan di air MDMC Jepara dilatih oleh  para instruktur dan pelatih berpengalaman di bidang penyelamatan di air /water rescue  para peserta digembleng melalui serangkaian materi tingkat lanjut. Mulai dari pengenalan arus air, teknik dasar bertahan hidup di air (survival), cara menggunakan alat pelindung diri (APD) dan pelampung secara tepat, teknik renang pertolongan (rescue swimming), hingga simulasi evakuasi korban tenggelam dengan tingkat kesulitan yang terukur.


Pelatih penyelamatan di air MDMC Jepara antara lain : Taqiyuddin, Didik Zaen, Yazid Basarnas Cilacap, 


"  Dengan berakhirnya pelatihan ini, Kabupaten Jepara kini memiliki tambahan barisan manusia-manusia tangguh yang siap siaga mendedikasikan diri bagi kemanusiaan, sejalan dengan napas Islam berkemajuan: Tangguh di darat, ahli di air, siap siaga menjaga sesama, " pungkas Ketua MDMC Jepara, Roy Alviantoro.

Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
No Comment
Add Comment
comment url