Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Koarmada II Sarana Mantapkan Semangat Pengabdian kepada Bangsa dan Negara
SURABAYA - Peringatan Maulid Nabi di Koarmada II dijadikan sarana Memperkuat keimanan sekaligus memantapkan semangat pengabdian prajurit dan PNS kepada bangsa dan negara.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1448H/ 2026M dilaksanakan di Gedung Panti Tjahaya Armada (PTA) Koarmada II, Surabaya, Kamis (3/9/2026).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI I G.P. Alit Jaya, S.H., M.Si., didampingi Ketua Gabungan II Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Yully Alit Jaya, serta para pejabat utama, prajurit dan PNS Koarmada II.
Peringatan maulid Nabi Muhammad Saw kali ini mengusung tema, “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H/2026 M, Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat,”. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dan hadir sebagai penceramah yakni Prof. Dr. H. Moh. Ali Aziz, M.Ag., Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.
Dalam peringatan maulid Nabi Muhammad Saw, Pangkoarmada II dalam amanatnya mengajak seluruh prajurit dan PNS Koarmada II untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai landasan dalam membangun solidaritas, kekompakan dan kebersamaan di lingkungan satuan.
Lebih lanjut, peringatan maulid Nabi Muhammad Saw Pangkoarmada II menekankan pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Sebagai bagian dari TNI yang lahir dari rakyat dan mengabdi kepada rakyat, seluruh personel harus terus membangun komunikasi, kedekatan dan kemanunggalan dengan masyarakat.
Dalam peringatan maulid Nabi Muhammad kali ini Pangkoarmada II juga mengingatkan agar setiap tugas dipandang sebagai ibadah dan pengabdian yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, profesional dan ikhlas, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat maupun dalam pelaksanaan tugas kepada bangsa dan negara.
“Bagi kita sebagai prajurit TNI Angkatan Laut, nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Prajurit harus memiliki integritas, profesionalisme, loyalitas dan disiplin, serta senantiasa menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan,” pungkas orang nomor satu di Koarmada II tersebut.
