Meski Tugas Operasi Prajurit KRI Ahmad Yani 351 Tetap Berlatih Sea Survival - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 19 November 2020

Meski Tugas Operasi Prajurit KRI Ahmad Yani 351 Tetap Berlatih Sea Survival

Tingkatkan Kemampuan Prajurit KRI Ahmad Yani 351 Tetap Berlatih Sea Survival

Meski Tugas Operasi Prajurit KRI Ahmad Yani 351 Tetap Berlatih Sea Survival
Meski Tugas Operasi Prajurit KRI Ahmad Yani 351 Tetap Berlatih Sea Survival


SURABAYA
- Ditengah melaksanakan tugas operasi menjaga kedaulatan wilayah NKRI dalam Operasi Tombak Sakti-20 di bawah kendali operasi (BKO) Guspurla Koarmada II, KRI Ahmad Yani 351 yang di komandani oleh Letkol Laut (P) I Gede Putu Iwan, melaksanakan Latihan Sea Survival saat sandar di dermaga Lantamal VI Makassar. Rabu (18 /11/ 2020).


“Latihan Sea Survival ini dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalitas dan memberikan penyegaran kembali kepada para prajurit KRI Ahmad Yani 351 tentang cara bertahan hidup di laut apabila diperlukan saat menghadapi keadaan darurat, “ ujar Letkol I Gede Putu Iwan di sela latihan.


“Sesuai perintah Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan, Latihan Sea Survival melibatkan Prajurit KRI, Satkopaska dan Dislambair yang mengikuti pelayaran. Juga didukung oleh prajurit Lantamal VI Makassar.Latihan berlangsung lancar, dan menerapkan disiplin protokol kesehatan,” tegas Gede Putu Iwan.


Sementara itu Komandan Guspurla Koarmada II Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, yang onboard di KRI AMY 351 mengatakan jika latihan ini selain bertujuan untuk menjaga kemampuan prajurit dalam hal bertahan hidup di laut saat keadaan darurat, juga sebagai sarana mengisi waktu saat sandar di Pangkalan.


" Seluruh personel tidak diijinkan keluar dari kapal karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. Sekaligus menindaklanjuti program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono di bidang pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan Operasi yang bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi juga dalam rangka peningkatan kemampuan TNI AL hadapi ancaman bersifat non-konvensional, “ tandas Laksma Rahmat. (Edy S).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad