5 HEKTAR LADANG GANJA Sumut di Musnahkan Bareskrim Polri - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 08 Desember 2020

5 HEKTAR LADANG GANJA Sumut di Musnahkan Bareskrim Polri

Bareskrim Polri Musnahkan 5 Hektare Ladang Ganja di Sumut 

5 HEKTAR LADANG GANJA Sumut di Musnahkan Bareskrim Polri
5 Hektar Ladang Ganja Sumut di Musnahkan Bareskrim Polri


JAKARTA
- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri musnahkan ladang ganja di ketinggian 1020 MDPL seluas 5 hektar dipegunungan Torsipira Manuk, Desa Pardomuan Hutatua, Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Sumatera Utara (sumut) milik tersangka M. Pemusnahan 5 hektar ladang ganja tersebut merupakan pengungkapan Mandailing Natal, Sumatera Barat dan Jakarta. Selasa (8/12/2020).

5 HEKTAR LADANG GANJA Sumut di Musnahkan Bareskrim Polri

Bareskrim Polri musnahkan ladangganja di ketinggian 1020 MDPL seluas 5 hektar dipegunungan Torsipira Manuk, Desa Pardomuan Hutatua, Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Sumatera Utara (sumut)


  • "Pemusnahan 5 Hektare ladang ganja milik tersangka Mukri dengan cara dicabut kemudian dibakar," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (8/12/2020).


Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Holomoan Siregar menjelaskan, pemusnahan ladang ganja tersebut terkait dengan pengungkapan kasus jaringan Mandailing Natal, Sumatera Barat dan Jakarta. 


  • "Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian pengungkapan kasus peredaran gelap ganja jaringan Madina - Sumbar - Jakarta oleh Satgas NIC Ditipidnarkoba bekerjasama dengan Ditresnarkoba Polda Sumut, Satresnarkoba Polres Madina dan tim Bea & Cukai sejak 2 Desember 2020-5 Desember 2020," ujar Krisno.


Dalam pengungkapan tersebut, petugas gabungan mengamanan barang bukti sebanyak 283 Kilogram ganja, 1 unit mobil, dan , menangkap 5 orang tersangka. 


  • "Yang berperan sebagai pemilik ladang ganja, tukang angkut, pemesan dan bagian keuangan, sindikat dibongkar tuntas dari berbagai 3 TKP di Madina, Bukittinggi & Padang," ucap Krisno.


Krisno juga mengimbau, Pemerintah untuk melakukan rekayasa sosial sehingga petani ganja mau berpindah menjadi petani tanaman produktif. (Red Mjp)



Sumber Humas Polda Jateng


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad