Petugas SPBU Diludahi Peringatkan Tidak Pakai Masker Tidak Dilayani - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 27 Desember 2020

Petugas SPBU Diludahi Peringatkan Tidak Pakai Masker Tidak Dilayani

Aksi Viral Pria Ludahi Petugas SPBU Kini Berakhir Damai

Petugas SPBU Diludahi Peringatkan Tidak Pakai Masker Tidak Dilayani

SEMARANG - Dimasa pandemi Covid-19 ini mestinya kita saling mengingatkan dan mematuhi protokol kesehatan, tetapi ada saja yang abai, juga melakukan tindakan tidak terpuji ketika diperingatkan tidak memakai masker.  Seorang petugas SPBU di Semarang diludahi oleh orang yang diingatkan tidak pakai masker. 


Saat kejadian tersebut di SPBU UNIKA Semarang Sekitar pukul 08.45 WIB, kejadian ini sempat viral dimensos, terlihat divideo pengendara tidak pakai helm beradu mulut dengan petugas SPBU, Tidak diketahui apa yang dibicarakan, namun terlihat petugas seperti memperingatkan kepada pria tersebut tidak menggunakan masker tidak dilayani. 


Kapolsek Banyumanik, Kompol Benny Hartawan mengatakan pihaknya mengetahui viral video tersebut sore hari kemarin. Meski tidak ada laporan, Satreskrim Polsek Banyumanik  melakukan penelusuran di TKP dan Mengecek CCTV. 


"Tidak ada pelaporan namun karena viral akhirnya kami cek TKP, lakukan klarifikasi, dan mendapatkan yang bersangkutan (pelaku), " kata Benny, Sabtu (26/12/2020). 


Pelaku berinisial DB (40) warga Karangrejo, Gajahmungkur, Semarang sudah langsung diamankan sekitar pukul 21.00 WIB kemarin untuk dimintai keterangan. Dari pengakuan pelaku, ia jengkel tidak dilayani kemudian melakukan tindakan tidak terpuji. 


"Mengakunya dia jengkel karena tidak dilayani, "  tandas Benny. 


"Dia sudah minta maaf," ujarnya. 


Korban melakukan tugasnya karena aturan di SPBU tidak melayani yang tidak bermasker. 


Kapolsek Banyumanik menjelaskan saat ini antara kedua belah pihak  telah berdamai.


"Kami sudah mengamankan pelaku di Mapolsek Banyumanik setelah itu kami menghadirkan korban dan saksi-saksi untuk dimintai keterangan, hasilnya atas kehendak Korban setelah pelaku meminta maaf dan menyatakan tidak akan mengulangi perbuatanya maka korban memaafkan dan tidak menuntut secara hukum, semua itu sudah tertuang dalam surat pernyataan bahwa kasus sudah selesai," ungkap Benny. (RedMjp).


Sumber Humas Polda Jateng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad