TPA Gemulung Dibuka Hingga TPA Pengganti Tersedia - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 08 Januari 2021

TPA Gemulung Dibuka Hingga TPA Pengganti Tersedia

TPA Gemulung Dibuka Hingga TPA Pengganti Tersedia Paguyuban Sampah Sampaikan Terimakasih

TPA Gemulung Dibuka Hingga TPA Pengganti Tersedia
TPA Gemulung Dibuka Hingga TPA Pengganti Tersedia

JEPARA- Sikap Tegas DPRD Kabupaten Jepara Buka Kembali TPA Gemulung yang selama penutupan telah menimbulkan polemik di masyarakat. Ormas Pekat-IB mengawal dibukanya kembali TPA Gemulung, pada hari Kamis 7/1/2021, TPA Gemulung dibuka kembali mengingat lahan pengganti belum disiapkan oleh Pemda Jepara, Jumat, (8/1/2021).


Pimpinan DPRD Kabupaten Jepara bersama Ormas Pekat-IB dan Paguyuban angkut sampah datang kelokasi TPA Gemulung untuk menyaksikan TPA Gemulung dibuka kembali.


Pembukaan ini merupakan hasil  keputusan rapat dengar pendapat pada Rabu 5 Januari 2021, yang menyatakan TPA Gemulung diputuskan dibuka kembali karena penutupan TPA Gemulung tidak sah karena prosedur belum sesuai pelaksanaannya dan DPRD sendiri pada rapat paripurna menolak penutupan TPA tersebut, dengan dasar belum ada pengganti TPA yang baru.


Haizul Ma'arif, SH, Ketua DPRD Kabupaten Jepara dalam kesempatanya mengatakan, kami telah meminta Dinas terkait dalam hal ini Satpol PP Jepara Untuk membuka Kembali TPA Gemulung sampai pihak Pemerintah memberikan keputusan lebih berdasar. Mengingat penutupan TPA Gemulung ini terkesan sepihak tanpa persetujuan DPRD Jepara.


“Ini menyangkut hak masyarakat kecil yang harus diperjuangkan, dalam hal ini Pengelola Sampah di 4 Kecamatan, karena jika harus ditempuh ke TPA Bandengan saya kira terlalu jauh dan membutuhkan tambahan biaya lagi, kata Gus Haiz sapaannya.


DLH beberapa kali jika diundang audensi terkait lingkungan hidup tidak pernah hadir, ini membuat DPRD Jepara merasa tidak dianggap peran dan keberadaannya


"Dan disaat audensi ini empat pimpinan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara tidak datang ini sangat mengecewakan dan luar biasa, dan melecehkan DPRD" ungkap Pratikno


Dengan dibukanya kembali TPA Gemulung masyarakat dan paguyuban angkut sampah dapat kembali membuang sampahnya sambil menunggu tempat yang baru sesuai yang di janjikan DLH Jepara. Ditempat TPA pratikno Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara mengatakan 


"mulai hari ini masyarakat dan paguyuban sampah bisa membuang sampah disini" ucapnya


DPRD Kabupaten Jepara dalam hal ini sebagai wakil rakyat juga mitra pemerintah menerima banyak keluhan terkait ditutupnya TPA Gemulung. Dari beberapa Kecamatan, diantaranya adalah Kecamatan Nalumsari, Mayong, Welahan, Kalinyamatan yang berkontribusi membuang sampahnya ke TPA Gemulung mengeluhkan hal tersebut. Sampai gara gara TPA Gemulung ditutup masyarakat jadi buang sampah disembarang tempat, juga dimusim hujan sekarang angkutan sampah melintas dan cairan sampah berceceran disepanjang jalan dan menimbulkan polusi udara yang sangat mengganggu.


Dengan demikian mulai hari ini sampah sampah di empat kecamatan sementara ditampung di TPA Gemulung sambil menunggu TPA pengganti disediakan dan siap digunakan untuk membuang sampah.


Awak angkot sampah tergabung dalam paguyuban sampah mengucapkan terima kasih atas dibukanya kembali TPA Gemulung dan berharap TPA pengganti yang dijanjikan Dinas Lingkungan Hidup segera disediakan dan dapat segera ditempati untuk membuang sampah" arif Awak angkot sampah. (Jteam)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad