Angkat Jaring Nelayan Tersambar Petir - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 16 Februari 2021

Angkat Jaring Nelayan Tersambar Petir

Babinsa Dapati Laporan Adanya Nelayan Yang Tewas Tersabar Petir

Angkat Jaring Nelayan Tersambar Petir
Angkat Jaring Nelayan Tersambar Petir

JEPARA – Seorang nelayan di Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara tewas tersambar petir saat mencari ikan. Selasa (16/2/2021).


Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama rekannya pergi menggunakan perahu untuk menarik jaring ikan yang sudah ditebar pada hari Senin, kemarin sekitar Pukul 16.00 wib di sebelah utara Pulau Panjang.


Korban meninggal dunia diketahui bernama Zaiinurohman (31) warga Kelurahan Demaan, Rt 002, Rw 004 Kecamatan Jepara.


Babinsa Koramil 01/Jepara, Serda Suminto mengatakan dengan mendapati informasi kejadian tersebut bersama anggota Polsek Jepara langsung mendatangi lokasi kejadian.


Kemudian melakukan pemeriksaan serta meminta keterangan dari saksi yang merupakan rekan korban saat menangkap ikan bersama.


Menurut Babinsa Serda Suminto berdasarkan keterangan saksi yang bersama Saridin (26) arga Kelurahan Demaan, Rt 002, Rw 004 Kecamatan Jepara menerangkan sebelum kejadian.


“Kami bersama menarik jaring ikan setelah itu, kami menuju kedaratan   selama perjalanan pulang cuaca masih landai, namun sekitar Pukul 08.00 Wib sampai disungai Demaan arus sungai begitu deras dan cuaca saat itu hujan lebat disertai dengan petir, untuk itu, kami memutar balik perahu dan bersandar di Kedok kapal yang berjarak 30 meter dari daratan.” Kata Saridin.


Labih lanjut, ketika hendak memindahkan hasil tangkapan ikan untuk dibawa ke daratan terdapat petir yang manyambar tubuh korban, melihat hal itu, saksi langsung membawa kedaratan dengan perahu yang ditumpangi.

 

Sesampainya didaratan saksi langsung berteriak meminta tolong kepada warga setelah itu, korban di bawa ke RSUD Kartini menggunakan mobil pick-up Granmax, sampainya di RSUD Kartini dilakukan pemeriksaan namun ZN (31) dinyatakan sudah meninggal dunia.


Babinsa Serda Suminto menghimbau kepada masyarakat maupun nelayan untuk berati-hati saat melakukan ativitas mengingat cuaca yang sangat ekstrim, dimana hujan disertai dengan petir.


“Untuk itu, hindari tempat terbuka seperti sawah, tempat yang lapang dan bagi nelayan jika hujan turun disertai petir alangkah baiknya untuk menunda menangkap ikan dan tunggu sampai cuaca kembali normal.” Ujar Babinsa. (@ries)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad