RS PKU Muhammadiyah Mayong Klarifikasi Pemberitaan di Media Cetak dan Online MEDIAKORAN, 9 Februari 2021 - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 10 Februari 2021

RS PKU Muhammadiyah Mayong Klarifikasi Pemberitaan di Media Cetak dan Online MEDIAKORAN, 9 Februari 2021


RS PKU Muhammadiyah Mayong Klarifikasi Pemberitaan di Media Cetak dan Online MEDIAKORAN, 9 Februari 2021
RS PKU Muhammadiyah Mayong

JEPARA- RS PKU Muhammadiyah Mayong menyampaikan Klarifikasi Pemberitaan Media Cetak dan Online M E D I A K O R A N yang terbit Hari Selasa, 09 Februari 2021. 


Lewat humas RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara, Selasa  malam 9/2/2021 menyampaikan permohonan maaf atas ketidak nyamanan pelayanan di RS PKU Muhammadiyah Mayong yang sudah diterima oleh sdr. D beserta keluarganya.


Dalam klarifikasi ini humas RS PKU Muhammadiyah Mayong menyampaikan kronologi miskomunikasi  diantara petugasnya dan ibu pasien ( sdr. D ).

Kejadian bermula Hari Senin 08/2/2021 jam 13.00 ibu pasien datang ke IGD RS PKU Muhammadiyah mayong dengan maksud memintakan ijin tambahan bagi anaknya yang habis rawat jalan dari RS PKU Muhammadiyah Mayong.


" Hari Sabtu  06-02-2021 Sdr. D mengalami kecelakaan dan dibawa ke IGD RS PKU Muhammadiyah Mayong  mendapatkan perawatan jahit luka sebanyak 3 jahitan, berdasarkan pemeriksaan tersebut pasien dirawat jalankan dan diberikan surat ijin dokter 2 hari.


Pada waktu itu dokter IGD sudah berpesan jika obat habis pasien dianjurkan kontrol ke RS atau Faskes terdekat. Saat itu pasien tidak bisa menunjukan kartu BPJS TK tetapi menunjukan kartu BPJS Kesehatan ( KIS ), mengingat pasien tersebut adalah kecelakaan kerja kartu KIS tidak diberlakukan dan diperlakukan pasien umum ( bayar sendiri ) " ujar Humas RS PKU Muhammadiyah Mayong.


" Pada tanggal 08-02-2021 jam 13.00 ibu pasien datang ke IGD meminta tambahan surat ijin dokter untuk anaknya yang dirumah ( pasien tidak dikontrolkan di RS ). Dokter IGD, perawat IGD dan  petugas Rekam Medik sudah menjelaskan berkali kali


 " bahwa dokter bisa mengeluarkan surat ijin harus melakukan pemeriksaan pasien langsung "  sesuai *Kodeki*( Kode Etik Kedokteran Indonesia ) pasal 7 dan KUHP pasal 267. 


Dalam penjelasan tersebut menghabiskan waktu cukup lama dan kemungkinan beresiko menjadi miskomunikasi antara petugas kami dan ibu pasien. Petugas RM Medik juga sudah menjelaskan jika pasien punya kartu BPJS TK dan pihak Perusahaanya menyusulkan berkas dokumen rujukannya biaya pemeriksaannya bisa dikembalikan " imbuh Humas RS PKU Muhammadiyah Mayong.


Demikian klarifikasi yang bisa disampaikan, sekali  RS PKU Muhammadiyah Mayong  mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan ini semua sebagai bahan  dalam meningkatkan pelayanan.

Kontributor: Edy Sulton


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad