Advertisement here

Kasdim Kodim 0718/Pati Hadiri Giat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kemenag Pati

Mayor Inf Much Sholihin SAg MSi Jadi Narasumber Giat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kemenag Pati

Kasdim Kodim 0718/Pati Hadiri Giat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kemenag Pati
Kepala Staf Kodim 0718 Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag, M.Si


Merdekajayapos.com
PATI- Kepala Staf Kodim 0718/Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag, M.Si menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan bagi penyuluh agama Islam di Kemenag kabupaten Pati tahun 2021 pagi tadi. Selasa,(30/03/2021). 


Selain Kasdim Pati ada sejumlah narasumber yang dihadirkan untuk menyampaikan materi kepada 36 orang penyuluh agama Islam baik yang berstatus sebagai PNS maupun non PNS.  Membuka acara tersebut, Kepala Kemenag Kabupaten Pati Drs. H. Ali Arifin, M.M berujar bahwa wawasan kebangsaan sangat penting untuk dipahami dan untuk dilaksanakan baik di tempat tugas atau di lingkungan masyarakat. 


“Mari kita ikuti kegiatan ini dengan penuh hikmat karena manfaatnya banyak sekali untuk pribadi kita demi menjaga Negara Kita ini dengan semangat yang tinggi sesuai dengan empat Pilar Kosensus yang harus kita ingat betul dan kita jaga, jangan sampai kita keluar dari itu,”Ujarnya.

 

Sementara itu Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag, M.Si mengupas tentang seputar Empat Pilar Kebangsaan atau empat konsensus yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik indonesia dan Bhineka Tunggal Ika.

Kasdim Kodim 0718/Pati Hadiri Giat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kemenag Pati

Menurut Mayor Sholihin, NKRI terbentuk tidak lepas dari sejarah panjang yang telah dialami mulai dari jaman kerajaan hingga sampai sejarah perjuangan menuju kemerdekaan yang tidak lepas dari jasa-jasa para pahlawan serta pendahulu yang telah menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda. 


Ia juga mengajak untuk merawat kebhinekaan yang dimiliki oleh Negara Indonesia yang merupakan kekayaan luar biasa guna menjaga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Kita sebagai generasi penerus selayaknya meneruskan nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada kita dengan senantiasa merawat kebhinekaan dengan menjaga kerukunan, karena sejarah kerajaan pada jaman dahulu hancur bukan karena serangan dari negara lain, namun karena perang saudara sebabnya kita mudah diprovokasi,”Tegas Sholihin.(Roys)



Red:@ries

Pendim 0718/Pati

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here