Dandim Jepara Buka Luwur Di Makam Mantingan Tandai Hari Jadi Kota Jepara - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 09 April 2021

Dandim Jepara Buka Luwur Di Makam Mantingan Tandai Hari Jadi Kota Jepara

 

Dandim Jepara Buka Luwur Di Makam Mantingan Tandai Hari Jadi Kota Jepara

Merdekajayapos.com JEPARA – Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang, SE., M.i.Pol bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Jepara, Buka  Luwur di Makam Matingan tandai Hari Jadi Kota Jepara.


Kegiatan tersebut ditandai dengan pergantian luwur atau kain penutup makam kedua tokoh Kabupaten Jepara, yakni Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin sebagai puncak Peringatan Hari Jadi Ke-472 Kabupaten Jepara dan juga dilakukan pergantian luwur makam Raden Abdul Jalil (Sultan Jepara) yang berada di kompleks makam mantingan, buka luwur dilaksanakan pada Jum’at (9/4/2021).


Kegiatan buka luwur dipimpin langsung oleh Bupati Jepara dian Kristiandi dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat dan hanya diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan perangakt daerah.

Dandim Jepara Buka Luwur Di Makam Mantingan Tandai Hari Jadi Kota Jepara

Meskipun dihari jadi Kabupaten Jepara ini tidak ada perayaan maupun karnaval namun, Dandim 0719/Jepara Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang, bersama rombongan forkopimda tetap mengenakan baju adat.


Dalam kegiatan ini, diawali dengan penyerahan luwur dari Bupati Jepara kepada pemerintah desa Mantingan, jika biasanya penyerahan ini dilakukan di depan kantor Balai Desa Matingan, guna menghindari kerumunan massa, dilaksanakan secara sederhana dengan penjagaan ketat di depan masjid Mantingan. 


Usai penyerahan dilanjutkan dengan sholat ashar berjamaah dan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu, adapun prosesi buka luwur dilaksanakan pukul 16.00 Wib, dimana yang dimulai dari makam Ratu Kalinyamat, Sultan Hadlirin dan dua makam lainnya yaitu Raden Ayu Dinabar dan Dewi Wuria Putri Dimana letakanya masih dalam satu kompleks, setelah luwur diganti, dilanjutkan dengan tahlilan dan doa.


Bupati Jepara menyatakan selain sudah menjadi tradisi, buka luwur itu juga merupakan cara pemerintah daerah menjaga pusara leluhur. “Tokoh-tokoh ini sangat penting dalam perjalanan Jepara, untuk itu, harus selalu dirawat keteladanan mereka yang sudah diwariskan.” Ujar Bupati. (@ries)


Sumber: Pendim 0719/Jepara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad