Dinas Perikanan Jepara Adakan Pelatihan Pengembangan Usaha Garam Rakyat Di Kedung

Pembukaan Pelatihan Petani Garam

Merdekajayapos.com  JEPARA-  Dinas Perikanan Kabupaten Jepara, mengadakan pelatihan selama 2 hari, yaitu selasa 7/9/2021 dan rabu 8/9/2021, bertempat di aula Rumah Khusus Nelayan Kedungmalang Jepara, dengan tetap patuhi protokol kesehatan.

30 orang Ikuti Pelatihan Petani Garam Yang diadakan oleh Dinas Perikanan Jepara

Dihadiri sejumlah 30 orang  mewakili masing-masing desa, penggarap lahan di enam lokasi yaitu Kedungmalang, Surodadi, Panggung, Tanggultlare, Bulakbaru dan Kalianyar..

Diawali laporan penyelenggaraan oleh Kasi Pengembangan Mutu dan Diversifikasi Produk Supriyanti, dilanjut sambutan dan pembukaan acara oleh kepala Dinas Perikanan Wasiyanto sekaligus bahas  kebijakan pengembangan usaha garam rakyat. Protokol acara Nanik Listyowati.

6 Lokasi Lahan Petani Garam yang dijadikan latihan Pengembangan Usaha

Pelatihan kali ini menghadirkan 3 narasumber yaitu Kabid Budidaya Tangkap Ahmad Sofuan, DPRD Komisi B bidang ekonomi, Chairul Anwar serta petambak profesional Musa Abdilah.

Sesi pertama, dimoderatori oleh Kabid Usaha dan Pengembangan Mutu Hasil Perikanan Deny Ana I’tikafia, materi tentang pengelolaan lahan dan air untuk memproduksi garam berkualitas disampaikan oleh Ahmad Sofuan dan peran DPRD Kabupaten Jepara dalam menampung aspirasi petambak garam kecamatan Kedung Chairul Anwar.

Sesi kedua dimoderatori oleh Kasi Pengembangan Usaha Sepadyarini, materi disampaikan oleh Musa Abdillah, seorang petambak garam profesional berdomisili di desa Kedungmutih RT 10/01 Wedung Demak.

Praktik di tambak oleh dinas perikanan Jepara

Menurut Musa Abdillah yang  juga sebagai Ketua Koperasi garam RODA BERSAMA ABADI mengatakan,  " Keberhasilan petambak garam dalam peningkatan produktifitas garam (kualitas dan kuantitas) terletak pada tiga faktor yang tidak dapat dipisahkan yaitu faktor Internal, meliputi : potensi lahan, tata lahan, tata kelola air. Faktor eksternal meliputi : musim atau cuaca ( panas matahari dan angin serta SDM (Sumber Daya Manusia) yaitu : penguasaan teknologi pergaraman".

Harapan dari diadakannya pelatihan ini, Musa Abdillah yang juga berperan sebagai  Tenaga Ahli Lahan Integrasi Kabupaten Demak menegaskan Petambak garam harus membuka diri terhadap kemajuan teknologi pergaraman dan berani mempraktekkan pengetahuan teknologi yang diperolehnya terutama di faktor internal.

Kegiatan dilanjutkan hari kedua, rabu 8/9/2021 praktik tentang teknik pemasangan geo isolator dan piping system di lahan milik Kelompok Usaha Garam (KUGAR)  Eka Tirta Bahari  yang diketuai oleh Aris Abdul zain . Dibantu oleh Penyuluh Perikanan Muhammad Ihwan, Adi Surya dan Burhanuddin Nur.


Kontributor: Edi Sulton

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url