Hizbul Wathan Tunjuk Mantan pemain Niac Mitra jadi Pelatih

Pemain HW mendengarkan arahan pelatih Freddy Muli

Merdekajayapos.com | Solo- Freddy Muli dipercaya menjadi pelatih kepala Hizbul Wathan FC (HWFC). Pelatih asal Palopo, Sulawesi Selatan itu, memimpin tim Laskar Matahari menggantikan Herrie Setyawan yang mengundurkan diri. 

Sebagai nahkoda baru, Freddy akan mendampingi Taufik Kasrun dkk, menyelesaikan empat laga sisa putaran kedua Kompetisi Liga 2 2021.

"Alhamdulillah, jelang lawan PSIM Yogyakarta, kita sudah mendapatkan sosok pelatih baru pengganti Herrie Setyawan, yakni Freddy Muli," kata Presiden HWFC Suli Da'im, Sabtu 6/11/2021.

Dijelaskannya, keputusan memilih Freddy Muli untuk melatih tim kebanggaan warga Muhammadiyah ini, setelah jajaran manajemen HWFC melihat serta menimbang beberapa aspek serta pengalaman dan rekam jejaknya.

"Coach Freddy kita anggap mampu membangkitkan semangat tim serta membawa spirit perubahan pada diri pemain. Selain itu, gen juara yang ada pada diri coach Freddy saat menjadi pemain, mudah-mudahan bisa menular kepada para pemain HWFC," ulasnya.

Kata Suli, Freddy juga dianggap sudah mengenal karakter bermain ala Jawa Timuran, sehingga klop dengan para pemain HWFC yang mayoritas pemain muda dan dari beberapa wilayah di Jawa Timur. 

Penunjukkan Freddy Muli untuk mengarsiteki HWFC  setelah manajemen HWFC memutuskan kontrak pelatih sebelumnya, Herrie Setyawan, usai kalah dari Persijap Jepara, Selasa (2/10/2021) lalu, di stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.

"Saya berharap, datangnya coach Freddy Muli ini mampu memberikan angin segar dan kebangkitan HWFC dari klasemen dasar grup C, Liga 2-2021," harap Suli yang mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dua periode tersebut.

Sementara Freddy Muli menyatakan gembira dan bangga bisa bergabung dengan HWFC. 

"Saya tahu tim ini. Saya melihat banyak pemain muda potensial. Semoga bisa mewujudkan harapan manajemen agar HWFC bisa bertahan di Liga 2," katanya. 

Freddy Muli merupakan pemain dan pelatih yang malang melintang di beberapa klub. Karir bermain Freddy sendiri, pernah membawa Niac Mitra, klub legendaris asal Surabaya, juara kompetisi Galatama tahun 1987/1988 serta membawa Gelora Dewata, juara Piala Galatama tahun 1993. 

Sementara perjalanan karir Freddy sebagai pelatih Persik Kediri, Persebaya Surabaya,  PSMS Medan, Persis Solo, dan PSS Sleman. (Edi Sulton).

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url