Komandan STTAL Letakkan Batu Pertama Laboratorium Hidro-Oseanografi STTAL

Merdekajayapos.com JAKARTA-, Laboratorium merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang didalamnya terdapat alins alongins guna meningkatkan keterampilan dan kompetensi mahasiswa STTAL dibidang Hidro-Oseanografi.  Dahulu semua laboratorium Hidros harus terpadu dan menyatu dengan gedung Pushidrosal.  Namun dengan akan dibangunnya gedung laboratorium di lokasi ini, maka semua laboratorium Hidros akan dipadukan di gedung laboratorium STTAL.

Komandan STTAL Laksma TNI Avando Bastari meletakkan batu pertama laboratorium Hidro-Oseanografi STTAL

Hal tersebut disampaikan Komandan STTAL, Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., dalam sambutannya pada acara peletakkan batu pertama dan penandatanganan prasasti pembangunan laboratorium Hidro Oseanografi STTAL pada hari Jumat, 28/1/2022 bertempat di Sunter Kodamar Jakarta, yang dihadiri Kasubdisfastanah Disfaslanal, Aslog Danlantamal III, Kadismat Pushidrosal, Kadisfaslan Lantamal III, Pabandya Fastanah Ban V Slogal, Pabandya Fasjasang Ban V Slogal , Kasi TGT Disfaslanal dan mitra terkait, sedangkan Wadan STTAL, Kolonel Laut (E) Maulana, S.T., M.Si.,  beserta PJU STTAL mengikuti secara Vicon di Lobby Gd. Soewarso Kampus STTAL Bumimoro Krembangan Surabaya.

Pembangunan gedung laboratorium Hidro-Oseanografi ini direncanakan dibangun tiga lantai

Penandatanganan prasasti pembangunan laboratorium Hidro-Oseanografi

Lebih lanjut dijelaskan, pembangunan gedung laboratorium Hidro-Oseanografi ini direncanakan dibangun tiga lantai dengan komposisi: Lantai satu terdiri dari laboratorium Hidrografi, laboratorium Oseanografi dan laboratorium investasi bawah air, sedangkan Lantai dua meliputi laboratorium processing data Hidrografi dan Osmet, laboratorium  Geodetik,  laboratorium meteorologi dan laboratorium kartografi.  Untuk pembangunan gedung laboratorium ini akan terus berlanjut kedepannya pada pengerjaan penambahan lantai tiga.

Semua fasilitas laboratorium Hidro-Oseanografi tersebut akan disesuaikan dengan standar International Hydrographic Organization (IHO) dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Informasi Geospasial yang merupakan pondasi dari sistem manajemen dan pengembangan SDM berbasis kompetensi yang berlaku di luar dan dalam negeri.

"Secara bertahap STTAL juga akan melengkapi fasilitas pendidikan yang lainnya seperti, gedung perkantoran, ruang kelas, fasilitas olah raga, jaringan teknologi informasi, termasuk perpustakaan kekinian dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup atau green campus sehingga mahasiswa Hidros dapat mengikuti pendidikan dengan aman, nyaman, bersih, sehat dan luwes", terang Laksma TNI. Avando. (Edi sulton).

Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url