Mengenal Isnul Abdi, Pemulia Durian Jepara Dan Kedai De Petrok

Merdekajayapos.com JEPARA- Musim penghujan antara bulan Desember - Januari adalah lazimnya di Jepara puncak musim buah durian. Para penggemar buah berduri mudah mendapatkan buah ini.

Isnul Abdi bersama komunitas durian traveler saat di kedai De Petrok

Selama ini pasar Ngabul Tahunan Jepara menjadi pusat penjualan buah durian. Namun selain pasar Ngabul ada juga pedagang rumahan yang menyediakan " raja buah". Salah satunya adalah Isnul Abdi, pria asal desa Lebak Pakis Aji Jepara akan memanjakan lidah maniak durian di kedai De Petrok (petruk) yang beralamat di Lebak RT 3 RW 2 tepatnya Utara pasar Lebak.

" Saya terjun menekuni durian dengan kedai De petruk (petruk) akhir tahun 2019. Banyak pelanggan dari luar kota ada yang minta dikirim ada yang datang sendiri seperti komunitas durian traveler. Kalau dari luar kota  pelanggan saya ya dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Purwokerto, Tegal , Yogyakarta, Kuningan dan masih banyak lagi" ujar Isnul Abdi, Ahad  9/1/2022.

Kedai Durian Jepara De Petrok (pertruk)

Isnul Abdi memilih dan memilah durian untuk memuaskan pelanggan setianya

Isnul Abdi mengaku banyak soal tantangan dalam terjun ke dunia durian khususnya kedai De Petruk (petruk) " Kita dihadapkan dengan banyaknya jenis durian yang terdiri dari puluhan jenis karakter yang berbeda dan kita harus mempelajari satu persatu", Imbuh Isnul.

Selain membeli buah durian dari pohon Isnul juga membantu pemilik pohon atau petani melakukan perawatan agar mendapatkan buah durian yang bagus sesuai kriteria kedai De Petruk(petruk). " Dengan masih minimnya pengetahuan soal perawatan di setiap pohon durian,  karena kebanyakan  empunya pohon orang tua,  masih takut jika pohonya kita kasih perawatan, belum terbiasa merawat pohon durian, jadi belum pernah dirawat, itulah tantangan kita untuk memberikan pemahaman kepada mereka bahwa pohon durian juga perlu dirawat agar mendapatkan buah yang prima", pungkas Isnul.

Untuk memasok De Petruk kedainya, Isnul mempunyai pelanggan tetap di sekitar kecamatan Pakis Aji dan Tahunan. Dan Isnul juga tidak asal menerima buah durian, ia dibantu istri memilah dan memilih sendiri buah yang sesuai kriteria demi memuaskan pelanggan durian setianya. (Edi sulton).

Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url