Dua Kapal Perang Satkor Koarmada II Ada Di Ambalat, Ada Apakah?

Merdekajayapos.com SURABAYA- Dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jajaran Satkor Koarmada II yakni KRI Fatahillah -361 (KRI FTH-361) dan KRI Malahayati-362 (KRI MLH-362) melaksanakan Patroli bersama di wilayah ambalat Perbatasan RI – Malaysia tepatnya Laut Sulawesi. Kamis (24/3/2022).

Dua KRI satkor koarmada II latihan bersama

Baik kapal perang KRI FTH-361 maupun kapal perang KRI MLH-362 keduanya saat ini tengah melaksanakan tugas negara menjaga perairan ambalat NKRI.  KRI FTH-361 dipercaya melaksanakan operasi Keamanan Laut 2022 unsur BKO Guskamla Koarmada II, sedangkan KRI MLH-362 dipercaya melaksanakan Operasi Ambalat 2022 unsur Guspurla Koarmada II.

Kedua kapal perang baik kapal perang KRI MLH-362 dan kapal perang KRI FTH-361 merupakan Kapal perang Markas dari Guskamla dan Guspurla Koarmada II, memanfaatkan kesempatan patroli bersama  untuk melaksanakan latihan di daerah operasi guna menjaga keberadaan TNI Angkatan Laut sekaligus mempertahankan dan meningkatkan profesionalisme Prajurit Matra Laut di medan tugas.

Dua Kapal Perang Tersebut KRI MLH-362 KRI FTH-361 Patroli di ambalat Perbatasan RI – Malaysia

semaphorex oleh prajurit KRI Malahayati - 362

Adapun serial latihan terdiri dari Tactical Manuvering Single Line Formation, Flaghoist, Semaphorex, Flashex dan RAS Approach. Latihan menjadi istimewa karena  disaksikan langsung oleh dua Perwira Tinggi yakni Komandan Guspurla Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Deny Prasetyo yang bermarkas di KRI MLH-362 dan Komandan Guskamla Koarmada II, Laksamana Pertama TNI I G. P. Alit Jaya yang bermarkas di KRI FTH-361.

Kegiatan latihan berjalan aman dan lancar, dilanjutkan menempati sektor sesuai daerah operasi masing-masing KRI. Latihan bersama tersebut merupakan perintah Pangkoarmada II, Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto kepada seluruh Kasatker dan Komandan KRI di jajaran Koarmada II untuk menjaga profesionalitas prajurit serta siap disegala kondisi dan operasi yang diemban selaras dengan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan operasi yang bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi. (Edi sulton).


Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url