Anggota TNI Laporkan Dugaan Istrinya Selingkuh Dengan Oknum Polisi

SEMARANG Merdekajayapos.com - Sebuah video lama tentang pernyataan seorang anggota TNI bernama Serda AA (inisial) yang melaporkan dugaan perselingkuhan istrinya dengan anggota Polsek Loano, Polres Purworejo atas nama Aipda AL (inisial) kembali viral di media sosial setelah akun @morphogofficial mengunggahnya di laman Twitter.

Pelaporan Anggota TNI tersebut terkait istrinya yang diduga selingkuh dengan oknum polisi, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy dalam keterangannya bahwa kasus perselingkuhan yang diadukan dalam video viral tersebut terjadi pada bulan Februari 2022.

Anggota TNI Melaporkan Istrinya Selingkuh Dengan anggota Polisi Polsek Loano, Polres Purworejo atas nama Aipda AL
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi

Dirinya juga menyebut bahwa oknum Polisi Aipda AL telah menjalani proses sidang Kode Etik dengan rekomendasi PTDH. Selain proses Sidang Kode Etik, Kabidhumas menjelaskan bahwa perbuatan oknum tersebut telah dibuatkan Laporan Polisi nomor LP/B/69/IX/2022/SPKT/Polres Purworejo/Polda Jateng tertanggal 07 September 2022 tentang peristiwa Perzinahan.

“Oknum yang bersangkutan berinisial Aipda AL, anggota Polres Purworejo yang menjabat sebagai Bhabinkamtibmas. Oknum Aipda AL sudah dilaporkan terkait peristiwa Perzinahan, perselingkuhan dan saat ini proses pidananya telah dilimpahkan ke pihak Kejaksaan,” ungkap Kabidhumas, pada Senin (7/11/2022)

Oknum polisi Aipda AL saat ini dijelaskan telah dimutasi ke Polda Jateng dalam rangka menjalani pengawasan serta sidang lanjutan atas kasus perselingkuhan yang dilakukannya

“Yang bersangkutan sempat mengajukan banding. Kita hormati hak dia untuk banding karena itu ada di mekanisme aturan sidang kode etiknya. Saat ini yang bersangkutan dimutasi dalam rangka pengawasan di Polda Jateng. Menunggu putusan atas proses banding yang diajukan,” tutur Iqbal.

Kapolda Jateng Ancam PTDH anggota Polisi Terbukti Selingkuh

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi sendiri memberikan sinyal tegas Pemberhentian tidak dengan terhormat (PTDH) terhadap oknum anggota Polri yang mencoreng institusi. Hal tersebut disampaikan Kapolda dalam arahannya saat memimpin apel pagi pada hari Senin (7/11/2022).

Menurutnya, Polri saat ini terus berbenah untuk dapat menjadi institusi yang profesional dan dipercaya masyarakat, sehingga setiap anggota harus dapat memberikan pelayanan dan keteladanan yang baik kepada masyarakat.

Kapolda Tak Ragu pecat Anggota Selingkuh

Ditambahkan Kapolda, dirinya tak ragu untuk 'mengupacarakan' pemberhentian Pemecatan anggota yang melakukan pelanggaran berat dan menurunkan wibawa Polri di mata masyarakat 

“Ada anggota polri yang berbuat asusila, sekarang juga saya tunggu (putusan) PTDH-nya. Tidak usah ragu-ragu. Upacarakan disini!” tegas kapolda.

Kapolda meminta agar setiap pengemban fungsi untuk lebih ketat dalam melakukan pembinaan secara perorangan, agar tidak terulang lagi kasus serupa. Serta meminta agar tidak ada keraguan dalam mengambil tindakan tegas tersebut.

“Ibarat ‘bisul’ kalau membuat penyakit tubuh kita ya ‘potong’ saja! Tidak usah pakai pertimbangan, saya yang bertanggung jawab! Masih banyak anggota kita yang baik, yang perlu diperhatikan serta menanti untuk diberikan penghargaan,” tegas Kapolda.


@ries


Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url