Lepas Usaha Konveksi Dan Pentingkan Mengasuh Ponpes, Lima Anak KH Yunus Muhammadi Jadi Tahfiz

KH Yunus Muhammadi ( tengah berbaju coklat)

JEPARA - KH. Yunus Muhammadi memberikan tausiah kepada Asatiz-Ustazat pondok pesantren (Ponpes) Asy Syifa Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari Jepara.Kamis 19/01/2023 M, 27 Jumadil Akhir 1444 H.

Ia adalah 'Panglima' ITMAM (Ittihad Maahid Muhammadiyah), Persatuan Pondok- pondok Muhammadiyah. Juga pendiri Pondok Imam Syuhodo Sukoharjo. Ia garda tedepan yang membangkitkan dan membimbing Pondok-pondok Muhammadiyah se-Indonesia.

Meskipun sudah sepuh, semangat dan kesungguhannya berkobar-kobar,  Kata- katanyanya membakar semangat laksana Panglima perang. 

KH Muhammadi seusai pengajian di ponpes Asy Syifa Blimbingrejo

Dalam tausiahnya, ia berharap agar para ustaz/ustazah mengabdi di pondok (ponpes) dengan sepenuh hati. " Jika hanya setengah-setengah, maka hasil pendidikan santri pun setengah-setengah. Yakinlah dengan janji Allah " 

Jika kalian menolong Allah, maka pasti Allah menolong kalian", Ujar KH Yunus Muhammadi.

Ia bercerita sebelum mengasuh pondok, beliau punya usaha konveksi yang dipasarkan sendiri ke berbagai kota di Jateng dan Jatim. Setelah mengasuh pondok pesantren (ponpes), ia putuskan untuk fokus mengasuh santri. Usaha konveksi berhenti total. Salah satu berkahnya, ke-5 (lima) anak atau buah hatinya sekolah dan kuliah secara gratis (bea siswa): LIPIA,  Sudan, Jordania, Mesir, UMS dan semuanya hafiz. 

(Edi sulton).

Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url