Ketua DPRD Jepara Hadiri Manasik Jemaah Haji Jepara Tekankan Kesehatan dan Kekompakan

 

Ketua DPRD Jepara Hadiri Manasik Haji Jepara
Bupati Jepara Witiarso Utomo, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna,dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid Hadiri Manasik Jemaah Haji Jepara di Gedung Haji Kabupaten Jepara, Kamis (09/04/2026).

JEPARA – Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna menghadiri kegiatan manasik haji terintegrasi di Gedung Haji Kabupaten Jepara, Kamis (09/04/2026). Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Jepara menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan jemaah haji Jepara sebagai bekal utama sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Ketua DPRD Jepara Soroti Pentingnya Kesehatan Jemaah

Menurut Ketua DPRD Jepara Agus Sutusna, ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan materi dan administrasi. Namun, ibadah ini juga memerlukan kesiapan fisik dan mental. Oleh karena itu, jemaah haji Jepara diimbau untuk menjaga kondisi tubuh sejak dini.

“Kami berharap seluruh jemaah haji Jepara dapat menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujar Agus Sutisna.

Selain itu, Ketua DPRD Jepara juga menegaskan bahwa kebersamaan menjadi faktor penting. Dengan kebersamaan yang kuat, jemaah haji Jepara akan lebih mudah saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah.

Manasik Haji Jadi Bekal Penting Jemaah

Lebih lanjut, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna menjelaskan bahwa manasik haji memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman menyeluruh. Terutama terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji.

Dengan demikian, jemaah haji Jepara dapat menjalankan rukun dan wajib haji secara benar. Tak hanya itu, pemahaman yang baik juga akan meminimalisasi kesalahan saat pelaksanaan ibadah.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid memastikan bahwa kondisi geopolitik di Timur Tengah tidak akan memengaruhi pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Oleh sebab itu, jemaah haji Jepara diminta tidak perlu khawatir.

Pemerintah Pastikan Biaya Haji dan Layanan Tetap Optimal

Di sisi lain, Abdul Wachid juga menyampaikan bahwa Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) bagi jemaah reguler tidak mengalami kenaikan. Meskipun terjadi lonjakan biaya avtur, pemerintah tetap berkomitmen untuk tidak memberatkan jemaah haji Jepara.

Selanjutnya, Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik. Berbagai fasilitas telah disiapkan untuk jemaah haji Jepara.

Mulai dari transportasi menuju Asrama Haji Donohudan, konsumsi selama perjalanan, hingga pengelolaan koper jemaah telah diatur dengan baik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Jepara mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi kunci kelancaran pelayanan bagi jemaah haji Jepara.


Ribuan Jemaah Haji Jepara Ikuti Manasik

Selain itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jepara Siti Zuliati menyampaikan bahwa jumlah peserta manasik haji tahun ini mencapai 1.547 orang.

Para jemaah haji Jepara tersebut berasal dari 16 kecamatan. Mayoritas peserta berjenis kelamin perempuan.

Kecamatan Pecangaan tercatat sebagai penyumbang terbanyak. Disusul oleh Kecamatan Tahunan dan Kalinyamatan.

Dari sisi usia, terdapat ratusan jemaah lanjut usia. Bahkan, puluhan di antaranya berusia di atas 80 tahun. Oleh karena itu, kesiapan kesehatan menjadi faktor utama bagi seluruh jemaah haji Jepara.

Ketua DPRD Jepara Ingatkan Pentingnya Kekompakan

Sebagai penutup, Ketua DPRD Jepara kembali mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan. Kekompakan dinilai menjadi kunci utama kelancaran ibadah.

Akhirnya, Ketua DPRD Jepara berharap seluruh jemaah haji Jepara dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Ia juga berharap seluruh jemaah kembali ke tanah air dengan selamat (@r)

Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
No Comment
Add Comment
comment url