IHSG Tertekan ke Level 6.127 pada Sesi I SRAJ Catat Penurunan Terdalam
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan hingga penutupan perdagangan sesi pertama, Jumat (19/6/2026). Indeks terkoreksi 0,73 persen atau 45,03 poin ke level 6.127,32 di tengah tekanan yang masih membayangi mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sejak awal perdagangan, IHSG telah bergerak di zona merah. Indeks dibuka pada level 6.161 dan sempat menyentuh posisi terendah harian di level 6.117,31 sebelum akhirnya ditutup di level 6.127,32 pada akhir sesi siang.
![]() |
| IHSG Lanjutkan Koreksi ke 6.127 di Sesi I, SRAJ Pimpin Top Losers (Foto: iNews Media Group) |
Mayoritas Saham Bergerak Melemah
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp8,23 triliun. Sementara itu, volume perdagangan tercatat sebanyak 12,76 miliar saham.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 311 saham berhasil menguat, 374 saham mengalami penurunan, dan 274 saham lainnya bergerak stagnan.
Selain IHSG, sejumlah indeks utama juga masih berada di zona negatif, di antaranya LQ45, IDX30, Jakarta Islamic Index (JII), Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), serta SRI-KEHATI.
Sektor Kesehatan Pimpin Pelemahan
Tekanan jual terjadi di hampir seluruh sektor. Sektor kesehatan menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah turun 2,43 persen.
Selanjutnya, sektor properti terkoreksi 1,78 persen, sektor industri melemah 1,37 persen, sedangkan sektor bahan baku turun 1,03 persen.
Di tengah tekanan tersebut, sektor barang konsumsi nonprimer atau nonsiklikal masih mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan tipis sebesar 0,12 persen.
BCIC, ZONE dan CITY Jadi Top Gainers
Di jajaran saham dengan penguatan tertinggi atau top gainers, PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memimpin setelah melonjak 25,86 persen.
Posisi berikutnya ditempati PT Mega Perintis Tbk (ZONE) yang menguat 25 persen, disusul PT Natura City Developments Tbk (CITY) yang naik 18,62 persen.
Kenaikan ketiga saham tersebut menjadi sorotan di tengah pergerakan pasar yang masih dibayangi sentimen negatif.
SRAJ Pimpin Daftar Top Losers
Sementara itu, saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) menjadi emiten dengan penurunan terdalam pada sesi pertama perdagangan hari ini setelah anjlok 14,96 persen.
Di bawahnya, PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) terkoreksi 12,50 persen, sedangkan PT Bank Permata Tbk (BNLI) melemah 10,41 persen.
Pelemahan sejumlah saham tersebut turut menekan pergerakan IHSG yang belum mampu keluar dari zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan.
Sumber : IDX / MJP - Leon
