The Diplomatic Forum Jepara 2026, Bupati Sambut 14 Duta Besar Negara Sahabat
JEPARA – Bupati Jepara Witiarso Utomo menyambut kedatangan 14 duta besar negara sahabat dalam rangkaian The Diplomatic Forum Jepara 2026 di Pendapa R.A. Kartini, Selasa (3/11/2026) malam. Forum diplomatik ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi unggulan Jepara sekaligus membuka peluang kerja sama internasional.
Penyambutan tersebut turut dihadiri Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, S.E., M.M., Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Jepara.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Wiwit itu menyebut kunjungan para duta besar sebagai kesempatan istimewa untuk mempererat persahabatan dan memperluas peluang pemasaran produk unggulan Jepara ke pasar internasional.
Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah seni ukir dan industri mebel Jepara. Produk kerajinan berbahan kayu tersebut telah dikenal di berbagai negara berkat keterampilan dan kreativitas para perajin lokal.
“Dunia mengenal Jepara melalui karya seni ukir dan industri mebelnya,” tutur Mas Wiwit.
Ia menyampaikan, produk-produk Jepara telah menjangkau pasar internasional di lebih dari 100 negara. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama perdagangan dengan negara-negara sahabat.
Bupati Jepara Perkenalkan Potensi Mebel dan Karimunjawa
Selain industri ukir dan mebel, Bupati Witiarso Utomo juga memperkenalkan potensi alam Kabupaten Jepara, khususnya Kepulauan Karimunjawa.
Kawasan wisata bahari tersebut memiliki keindahan taman laut tropis yang menyimpan peluang besar untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Menurut Mas Wiwit, kunjungan para duta besar melalui The Diplomatic Forum Jepara 2026 diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Kerja sama tidak hanya diarahkan pada perdagangan dan investasi, tetapi juga pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta pelestarian lingkungan.
“Tidak hanya perdagangan dan investasi, tetapi juga pendidikan, pertukaran pelajar, pengembangan sumber daya manusia, serta kesadaran lingkungan,” ujarnya.
The Diplomatic Forum Jepara 2026 Dimeriahkan Seni Budaya Daerah
Dalam malam penyambutan di Pendapa R.A. Kartini, para duta besar bersama rombongan dan pemangku kepentingan disuguhi berbagai pertunjukan seni dan budaya khas daerah.
Penampilan tersebut meliputi Tari Gambyong, Tari Rondhek, paduan suara dari SMAN 1 Jepara (Smansara), serta pertunjukan musik.
Malam penyambutan ini menjadi pembuka rangkaian The Diplomatic Forum Jepara 2026. Selama kegiatan berlangsung hingga Kamis (5/11/2026), para duta besar dan delegasi dijadwalkan meninjau berbagai potensi Kabupaten Jepara.
Melalui forum diplomatik tersebut, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap pengenalan potensi daerah dapat membuka jalan bagi kerja sama internasional di bidang ekonomi, pariwisata, pendidikan, dan pelestarian lingkungan.
