Polisi Gagalkan Pengiriman Paket 50 Kg Sabu aceh medan dan jakarta - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 31 Desember 2020

Polisi Gagalkan Pengiriman Paket 50 Kg Sabu aceh medan dan jakarta

Polri Gagalkan Peredaran Sabu 50 Kg Jaringan Aceh, Medan dan Jakarta 

Polisi Gagalkan Pengiriman Paket 50 Kg Sabu aceh medan dan jakarta
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono


JAKARTA
- Direktorat tindak pidana Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 50 Kg yang dikendalikan dari jaringan aceh, medan dan DKI Jakarta.


Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya menjelaskan, pengungkapan terkait sabu sabu seberat 50 Kg tersebut merupakan pengembangan dari kasus penangkapan di pelabuhan bakauheni lalu, tepatnya tanggal 13 November 2020. Saat itu polisi empat orang tersangka dengan barang bukti 25 Kg sabu dan 58.606 butir.


"Ditipidnarkoba Bareskrim Polri bekerjasama dengan Bea-Cukai pada hari Senin, 28 Desember 2020, sekitar pukul 11.00 WIB melakukan penangkapan 3 TSK, penerima barang berinisial DHU, FF dan S di Kota Medan, dengan barang bukti 50 Kg sabu yang dibungkus dalam kemasan Teh China," kata Argo dalam keteranganya tertulisnya, Jakarta, Kamis (31/12/2020).

Polisi Gagalkan Pengiriman Paket 50 Kg Sabu aceh medan dan jakarta

Saat dalam proses penyidikan, didapatkan informasi bahwa alur transportasi pengiriman  barang haram tersebut dikendalikan oleh sesorang yang bernama david yang pengirimannya dari aceh ke medan kemudian barang haram tersebut diedarkan ke jakarta dan pulau jawa lainnya.


"Kemudian tim melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Tsk H atau kurir pengangkut dari Aceh di Hotel Four Point, Jalan Gatot Subroto, Sei Sikambing, Medan Petisah, Sumut," ujar Argo. 


Setelah menangkap 4 tersangka, kata Argo, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka AAFS alias David yang diduga berperan sebagai pengatur transportasi pengiriman. 


"Akhirnya tim pada Rabu, 30 Desember 2020 sekitar pukul 20.00 WIB berhasil ditangkap AAFS alias David di lokasi persembunyiannya di Jalan Merdeka, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut," ucap Argo.


Setelah diciduk polisi, tersangka David mengaku bahwa narkotika itu dikendalikan oleh seseorang warga binaan Lapas Tanjung Gusta berinisial KR. "Dan 6 bulan terakhir sudah melakukan 6 kali pengiriman ke berbagai kota, total 205 Kg dan 58.606 butir pil ekstasi dengan ongkos pengiriman Rp100 juta sekali pengiriman," kata Argo. 


Setelah mendapatkan informasi itu, penyidik berkordinasi dengan Ditjen PAS untuk membawa KR ke Bareskrim Polri guna menjalani proses penyidikan. 


Adapun barang bukti yang diamankan antara lain, 50 Kg Sabu dengan rincian 25 dibungkus teh China warna Hijau dan 25 bungkus teh China warna Kuning, dua unit tas koper merk Polo, dua unit mobil dan dua unit Handphone. (RedMjp).


Sumber Humas Polda Jateng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad