TNI-Polri Kerahkan Seluruh Fasilitas Untuk Menunjang Penanganan Covid 19 di Kudus - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 08 Juni 2021

TNI-Polri Kerahkan Seluruh Fasilitas Untuk Menunjang Penanganan Covid 19 di Kudus

TNI-Polri Kerahkan Fasilitas, Terapkan Managemen Kontijensi  Penanganan Covid-19 di Kudus

TNI-Polri Kerahkan Fasilitas, Terapkan Managemen Kontijensi  Penanganan Covid-19 di Kudus

Merdekajayapos.com Boyolali - Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto selama dua minggu terakhir telah melaksanakan pendampingan pada Pemerintah Daerah Kudus, dalam rangka menyiapkan managemen untuk mengatasi penyebaran covid-19 di kudus. Kapolda jateng sudah siapkan khusus kota kudus Managemen Kontijensi Penanganan Covid-19, seperti yang disampaikan di Asrama Haji Donohudan Boyolali, pada Senin (07/06/2021).


Guna mencegah adanya virus covid-19, Polda jateng telah siapkan 6 mobil watercanon brimob yang diawaki oleh TNI/Polri. Mobil ini melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat tempat di ruang publik selama tiga kali sehari secara masif di beberapa titik di Kota Kudus.


TNI-Polri juga telah melakukan upaya preemtif dengan mengerahkan seluruh mobil penerangan pendam, pen milik Binmas Polda Jateng dan 27 kendaraan penerangan keliling untuk melakukan penerangan, himbauan, ajakan terhadap prokes covid-19, serta penyebaran pamflet di seluruh kecamatan di wilayah Kudus 


"Harapanya penerangan kelling ini bisa untuk mendidik masyarakat bahwa Covid-19 di tempat kita itu masih merajalela sehingga masyarakat bisa mematuhi prokes dan lain sebagainya," terang Kapolda.


Yang ketiga, Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro juga telah mengirimkan Kesdam maupun Dokkes polri dalam rangka mempercepat penanganan swab antigen dan upaya tracing dan tracking covid-19 di wilayah Kudus sehingga kecamatan yang terpapar akan cepat dipetakan.


Yang Keempat, selain di kirimkan untuk membantu mempercepat penanganan swab test dan upaya tracing dan tracking covid-19, Kesdam dan Dokkes juga dikirimkan untuk membantu pemulasaraan jenazah sehingga TNI-Polri akan selalu siap manakala ada jenazah yang akan disemayamkan.


Upaya Preemtif lain yaitu, Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro telah meyiapkan personil 5 SSK yang tersebar di masing-masing desa zona merah. Sehingga pergerakan masyarakat yang akan menuju atau keluar dari zona tersebut bisa diawasi ketat. Petugas juga akan melakukan operasi yustisi secara maksimal di pagi, siang maupun sore hari secara terus-menerus di tempat berbeda, Mengetatkan pelaksanaakan PPKM Mikro sebagai deteksi dini untuk mendata masyarakat di tingkat RT dengan melakukan 3T dan 5M.


"Ini sekaligus sebagai basis big data yang bisa kita urai mana  saja masyarakat kita yang terpapar, dimana dia diisolasi dan akan dikemanakan hasil isolasi yang telah dilaksanakan,"tuturnya.


Sebelumnya Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro telah melakukan evakuasi 1.280 masyarakat Kudus untuk di isolasi terpusat di asrama haji Donohudan boyolali siap menampung 800 orang, Diklat Srondol untuk 300 orang, rumah dinas Walikota Semarang untuk 200 orang, dan Islamic Center untuk 150 orang.


Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro juga telah memperkuat wilayah eks-karasidenan kudus untuk menyiapkan cara bertindak atau rencana kontijensi yang sama, juga telah dilakukan kesiapan daerah agar covid di daerah Kudus tidak akan terjadi di wilayah eks-karasidenan lainnya.


Pangdam IV Diponegoro mengimbau pada pemerintah daerah eks-karasidenan Kudus untuk menutup seluruh kegiatan-kegiatan yang memobilisasi orang seperti tempat-tempat wisata, 


"Pada masyarakat dan pemerintah daerah mohon kiranya acara hajatan untuk tidak memobilisasi orang, jadi secukupnya saja tidak perlu kita pesta besar-besaran," ucap Pangdam IV Diponegoro.


Seluruh Tenaga Kesehatan, Aparat TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat telah melakukan upaya terbaik dan bekerja secara maksimal namun hal tersebut tidak akan bisa berjalan dan sukses tanpa ada peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat itu sendiri.


"Untuk itu, saya dan Kapolda memohon dengan hormat pada seluruh tokoh yang saya sebutkan tadi untuk mengedukasi dan menghimbau pada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, ini semua tanpa peran saudara sekalian maka tidak akan berjalan dengan baik," tutupnya. (@ries)


Humas Polda Jateng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad