Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Jumat, 02 Juli 2021

Candi Dingkel ditemukan di Indramayu Jabar diperkirakan Lebih Tua Dari Borobudur Dan Prambanan

Candi Abad Ke-5 Lebih Tua Dari Borobudur Dan Prambanan Ditemukan Di Indramayu Jawa Barat

Tim Arkeolog Jabar bersama Tim Ahli Cagar Budaya Indramayu Meneliti Ditemukannya Candi Candi Dingkel
Candi tersebut diduga sejaman dengan situs Candi Batujaya di Karawang Jawa Barat yang merupakan peninggalan kerajaan Tarumanagara, dan diyakini lebih tua dari Candi Borobudur, Prambanan dan candi - candi lain di indonesia.

Tim Arkeolog Jabar bersama Tim Ahli Cagar Budaya Indramayu Meneliti Ditemukannya Candi Candi Dingkel

Merdekajayapos.com - INDRAMAYU - Bangunan kuno yang diduga candi dan diperkirakan dibangun abad ke-5 terkubur di tengah sawah di blok dingkel, Desa Sambimaya Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu Jawa Barat dengan kedalaman satu meter. Jum'at, (2/7/2021).


Tim Arkeolog Jawa Barat bersama Tim Ahli Cagar Budaya ( TACB ) Indramayu melakukan ekskavasi sekitar 15 hari sejak Mei hingga Juni 2021. Candi tersebut diduga sejaman dengan situs Candi Batujaya di Karawang Jawa Barat yang merupakan peninggalan kerajaan Tarumanagara, dan diyakini lebih tua dari Candi Borobudur, Prambanan dan candi - candi lain di indonesia.


Ketua tim Penelitian Arkeologi candi Dingkel Nanang Septiono ( Balai Arkeologi Jawa Barat ) mengatakan " Secara keseluruhan sudah kali kedua Tim Arkeolog mengadakan penelitian, yang pertama dilakukan oleh Balai Pelestarian Budaya Banten yang bertujuan untuk perlindungan dan Perawatan dan Balai Arkeologi bertujuan untuk penelitian dan ini untuk kali pertamanya Balai Arkeologi melakukan penelitian untuk Candi Dingkel." Jelasnya.

Candi Dingkel 

" Kami menemukan tiga unit bangunan dengan ukuran yang berbeda - beda di kedalaman antara satu sampai dengan dua meter dan kami sudah mendapatkan lapisan dasar kemungkinan sudah tidak menggali kedalaman lagi dan semua bangunan bermodel segi empat ditemukan juga undakan - undakan dan yang lebih menarik di dasar lantai diperkeras dengan pecahan - pecahan bata hal ini menunjukan nenek moyang kita dari dulu sudah mengenal teknologi anti gempa ( Stabilizer ) " Lanjutnya.


Teknologi Geo Penetrating Radar atau Ground Penetrating Radar Alat deteksi benda Dengan Tingkat Kedalaman Tertentu


" Untuk membantu pengukuran bawah tanah, kami akan menggunakan Teknologi Geo Penetrating Radar atau Ground Penetrating Radar ini  merupakan alat yang digunakan untuk proses deteksi benda–benda yang terkubur di bawah tanah dengan tingkat kedalaman tertentu, dipergunakan juga sebagai alat ukur kedalaman pondasi suatu bangunan dengan menggunakan gelombang radio." Nanang Septiono menambahkan.


Sementara itu Tayim pemilik lahan mengatakan " Candi ini sebetulnya sdh ditemukan sejak lama, dan baru saat ini candi diekskavasi oleh pihak terkait " Tegasnya.


Dalam kesempatan ini hadir pula Dedi Musadi ( Ketua Tim Arkeologi Cagar Budaya Kab. Indramayu), Kang Tarka ( Manuscript ) Indramayu, Balai Arkeolog Banten, Agustinus ( Dinas Kebudayaan & Pariwisata ) Indramayu.


Berdasarkan penemuan situs candi ini hampir sama dengan situs candi Batu Jaya di Karawang akan tetapi untuk situs candi Dingkel ini profilnya agak berbeda lebih halus dan rumit, Berdasarkan artefak yang ditemukan ada gerabah dan permainan anak - anak diperkirakan ini adalah tempat untuk kegiatan sehari - hari. (Edo/TH/Red).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gunakan Kata Sopan, No SARA, Terimakasih.

Post Top Ad