Babinsa Koramil 07/Bangsri Hadiri Penyuluhan Bidang Hukum

Merdekajayapos.com, Jepara –, Babinsa Peltu Ubaidurrohman anggota Koramil 07/Bangsri menghadiri penyuluhan Bidang Hukum tentang Undang-Undang Perlindungan Anak dan Dampak Pernikahan Usia Dini kepada masyarakat yang dilaksanakan di Balai Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri. Selasa (21/12/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Bangsri yang diwakili Kasi Sosial Ibu Hj. Musdalifah, Petinggi Desa Kedungleper H. Makmun beserta Perangkat, Ketua BPD Maskuri, Bhabinkamtibmas Bripka Dana Ardhiyanto, Toga, Tomas dan Ibu-ibu PKK desa Kedungleper.

Dalam penyampaiannya Dhody Hermawan dari Setda Kabupaten Jepara selaku narasumber menyampaikan anak merupakan tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa.

Yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara di masa depan. 

“Oleh karna itu  setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Untuk memberi perlindungan hukum kepada anak,” kata Dhody Hermawan.

Sedangkan Budi Yuwono, S.Ag dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Jepara juga memberikan penyuluhan dampak pernikahan usia dini bagi masyarakat Desa Kedungleper.

Pada penyampaiannya, pernikahan usia dini meningkatkan resiko kematian ibu dan bayi saat proses melahirkan serta kehamilan pada usia dini memiliki potensi mengalami robek mulut rahim yang bisa menyebabkan pendarahan.

“Bahwa kehamilan di bawah usia 20 tahun juga meningkatkan potensi preeklamsia, yaitu meningkatnya tekanan darah hingga kejang saat persalinan. Kondisi ini bisa menyebabkan kematian pada ibu,” ujar Budi Yuwono. 

Sementara Babinsa Peltu Ubaidurrohman saat di temui mengatakan dengan kegiatan penyuluhan hukum tentang Undang-Undang Perlindungan Anak dan Dampak Pernikahan Usia Dini kepada masyarakat.

Akan memberikan pengetahuan kepada mereka serta untuk meminimalisir terjadinya kekerasan dalam rumah tangga khususnya terhadap anak-anak dan terjadinya menikah pada usia dini.

“Untuk itu, perlunya kegiatan ini kedepan terus diselenggarakan,” ungkapnya (@ries)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url