PLTU Tanjung Jati B Unit 3 dan 4 Bukber di Panti Asuhan Muhammadiyah Jepara

JEPARA merdekajayapos.com, - Badan Dakwah Islam PT. Komipo Pembangkitan Jawa Bali (BDI-KPJB) yang menjadi organisasi dakwah dalam PLTU Tanjung Jati B unit 3 dan 4 menyambangi Panti Asuhan Putra Muhammadiyah yang terletak di Jl. Ratu Bagus No. 11, Karang Bagusan Jepara. 

Suasana ceria bukber di panti asuhan Muhammadiyah Jepara

Acara buka puasa bersama yang diselenggarakan pada hari Senin, 25/4/2022 M, 24 Ramadan 1443 H tersebut digagas oleh BDI-KPJB dan diadakan sebagai bentuk kepedulian dan silaturahmi terhadap anak-anak tidak mampu yang tinggal di panti asuhan sekaligus merupakan acara ekternal yang pertama sejak tim tersebut terbentuk 2 bulan yang lalu. 

Tim dakwah yang dipimpin oleh  Abda’i Taufiq dengan membawa 8 anggota tersebut juga mempersiapkan derma dan undian kejutan untuk dibagikan kepada anak-anak dan pengurus agar buka puasa bersama berlangsung meriah. 

" Disamping itu acara buka bersama tersebut dikemas berbeda dari biasanya, yakni dengan menggunakan nasi basmati yang dihidangkan dalam nampan untuk dikepung 4-5 orang sehingga keakraban dan persaudaraan lebih terasa", ujar Pimpinan Panti Asuhan Muhammadiyah Jepara Kinarto.

Panti Asuhan yang berdiri pada tahun 1990 sekarang berisi anak-anak yang berpendidikan Sekolah Dasar hingga Perguruan tinggi, sebagian ada yang menetap dalam panti dan sebagian yang lain ikut dalam sistem pendidikan panti namun tetap tinggal bersama keluarganya, yang tidak menetap tersebut biasanya merupakan anak dari masyarakat yang tidak mampu yang berasal dari lingkungan setempat. 

Buka bersama PLTU Tanjung Jati Unit 3&4 di Panti Asuhan Muhammadiyah Jepara

Menurut Kinarto, pihak panti mampu membiayai pendidikan anak hingga perguruan tinggi tergantung kemampuan anak tersebut, salah seorang anak sudah ada yang lulus dari Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) dan kembali mengabdi untuk turut serta mengurus panti disamping memiliki pekerjaan utama sebagai perawat.

Dalam sambutan pidato, Kinarto menyampaikan tausiah beserta ulasan sejarah perkembangan panti yang awalnya tidak memiliki apa-apa hingga mampu memiliki tanah dan bangunan yang bernilai milyaran dengan jumlah penghuni anak-anak yang meningkat. 

 Abda’i Taufiq yang mewakili tim BDI-KPJB dalam sambutannya memohon dukungan agar kegiatan-kegiatan serupa dapat terus diadakan sebagai keberlangsungan dakwah dalam masyarakat, disamping itu ia menambahkan suatu ketika akan mengundang anak-anak panti untuk berkunjung ke PLTU agar terbuka wawasan dan pengetahuannya. 

Acara yang berlangsung meriah tersebut ditutup dengan pemberian donasi kepada pengurus. Pemberian tersebut disambut dengan antusias karena ternyata pembelian pulsa listrik selama dua bulan masih kekurangan dana sehingga dengan adanya sumbangan tersebut diharapkan dapat menutupi kekurangan yang tersisa. (Edi sulton).


Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url