Pria Kelahiran Kota Ukir Jepara Pegang Jabatan Sekretaris PP Muhammadiyah

Muhammad Izzul Muslimin
Muhammad Izzul Muslimin

JEPARA- Muhammad Izzul Muslimin dipercaya memegang jabatan Sekretaris  Pimpinan Pusat ( PP) Muhammadiyah, pria kelahiran kota ukir Jepara 5 April 1972 mengaku bersyukur atas kepercayaan yang telah diberikan.

Muhammad Izzul Muslimin, alumni Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Jepara, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Jepara, Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah I Yogyakarta dan S1 Ilmu Komunikasi Fisipol Universitas Gadjah Mada orang Jepara yang turut mengemban amanah di PP Muhammadiyah, sebuah kepercayaan luar biasa bagi kota ukir Jepara.

Saat dihubungi lewat layanan WhatsApp ( WA) pada hari Selasa 20/12/2022 M,  26 Jumadil awal 1444 H suami Widi Maryati, SH ayah dari  Muhammad Fatahillah Pratama dan Lintang Syakrillah Ramadhani disinggung mengenai amanah ini mengatakan, " Karena ini amanah jadi sikap saya sami'na waatha'na atas keputusan PP Muhammadiyah 13 terpilih sebagai pengemban amanah Muktamar. Meskipun saya menyadari masih banyak yang lebih kompeten dan layak daripada saya".

Muhammad Fatahillah sebagai sekretaris pimpinan daerah ikatan pelajar Muhammadiyah ( PD IPM) Jepara tahun 1986-1987 ini berpesan kepada kader-kader Muhammadiyah Jepara agar berbuat yang terbaik, " insyaallah akan diberi Allah yang terbaik pula", terang pria yang menciptakan Lagu Mars Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), ”IPM Berjaya”, pencipta lagu soundtrack Film Nyai Ahmad Dahlan ”Cinta Melampaui Zaman” dan pencipta lagu Jingle Lazismu ”Bukalah Tanganmu”. Pria yang tinggal di Jalan Chrysan IV Nomor: C-93, Mediterania Regency Cikunir, Kota Bekasi berharap ia di PP Muhammadiyah bisa menjalankan amanah dengan lebih baik seperti yang diharapkan dan didoakan para peserta muktamar dan seluruh keluarga besar Muhammadiyah.

"  Muhammadiyah ibaratnya saat ini seperti kapal induk yang membawa banyak penumpang dan perlengkapan sehingga nahkoda dibutuhkan kehati-hatian dan kejelian. Tapi pada sisi lain harus tetap bergerak dinamis menuju pelabuhan yang hendak dicapai", pungkas pria yang pernah bekerja sebagai peneliti Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Universitas 

Muhammadiyah Yogyakarta (1999-2000), Dewan Redaksi Majalah Suara Muhammadiyah (2001-2011), Kepala Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta (2000-2002), Peneliti The Amien Rais Center, Jakarta (2002-2004), Direktur SDM Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi, Jakarta Timur (2004-

2007), Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, (2007-2010), Direktur Lazis Muhammadiyah (2011-2012), Kepala Cabang Jakarta & Bekasi Laboratorium Klinik Parahita Diagnostic 

Center (2011-2013), Anggota Tim Ahli Kemen PAN & RB (2014-2015) dan Pendiri dan pemilik merek dagang Wedee Ethnic & L’Syara.


Edi sulton


Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url