KAPOLDA JATENG-Masyarakat Jateng Jangan Terprovokasi - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 09 Desember 2020

KAPOLDA JATENG-Masyarakat Jateng Jangan Terprovokasi

Terkait Penyerangan Di Jakarta, Kapolda Jateng Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Tak Terprovokasi

KAPOLDA JATENG-Masyarakat Jateng Jangan Terprovokasi
KAPOLDA JATENG-Masyarakat Jateng Jangan Terprovokasi


SEMARANG- Kejadian penyerangan anggota polri oleh ormas FPI yang menggunakan senjata api dan sanjata tajam di Jakarta beberapa waktu lalu  merupakan tindakan kriminal dan membahayakan petugas polri. Kapolda Jateng berharap masyarakat Jawa Tengah tetap tenang dan tidak terprovokasi, Percayakan kepada Polri dan TNI.


Polri adalah institusi pemerintah yang sah sebagai penegak hukum, penjaga keamanan dan ketertiban sebagaimana yg telah diamanatkan dalam UU No.2 tahun 2002. Semua masyarakat / orang-orang yang tinggal di Indonesia harus  tunduk kepada hukum yang berlaku.


Kapolda Jateng menegaskan bahwa Negara tidak boleh kalah dengan premanisme. Bersama dengan itu untuk menghidari keresahan dalam masyarakat yang ditimbulkan dari aksi premanisme ormas ini Kapolda menghimbau kepada masyarakat, kepada masyarakat Jawa Tengah agar tidak terprovokasi.


"Kami harap masyarakat Jawa Tengah tetap tenang dan tidak terprovokasi, Percayakan kepada Polri dan TNI untuk menangani aksi premanisme tersebut." terang Kapolda, Rabu (9/12).


Selain itu, Kapolda juga menghimbau pada masyarakat untuk mematuhi hukum yang berlaku di indonesia dgn tdk melanggar aturan hukum.


"Ingat bahwa Covid 19 masih perlu kita lawan bersama dengan protokol kesehatan 3 M serta hindari kerumunan." imbau Kapolda, Rabu (9/12).


Khusus kepada ormas FPI di Jawa Tengah Kapolda Jateng mengingatan untuk menaati aturan hukum yang berlaku dan tidak bertindak berlebihan atas kejadian di Jakarta


"Kami minta untuk tetap berprilaku baik, santun, dan agamis dengan mentaati aturan hukum yang berlaku serta tidak bertindak berlebihan atas kejadian di Jakarta." imbau Kapolda, Rabu (9/12).


Atas kasus ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara transparan dan profesional dan diawasi oleh Divisi Propam Polri. Hal itu dilakukan sebagai upaya menciptakan penegakan hukum yang profesional.. (saibumi- RedMjp)


Sumber Humas Polda Jateng


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad