Polres Jepara Tindak Tegas Bubarkan Kerumunan Malam Tahun Baru 2021 - MERDEKA JAYA POS

Breaking

MERDEKA JAYA POS

Berita Jepara Indonesia Terkini Hari Ini, Berita Harian Terkini Terpercaya daerah Jepara terlengkap terupdate seputar Jepara dan Indonesia- Merdeka Jaya Pos.

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 30 Desember 2020

Polres Jepara Tindak Tegas Bubarkan Kerumunan Malam Tahun Baru 2021

Polres Jepara Tegas Bubarkan Kerumunan Malam Tahun Baru Dihimbau Masyarakat Dirumah Saja Bersama Keluarga 

Polres Jepara Tindak Tegas Bubarkan Kerumunan Malam Tahun Baru 2021
Kapolres Jepara AKBP ARIS Tri Yunarko, S.I.K, M.Si


JEPARA
- Polres Jepara menggelar press Release akhir Tahun 2020. Kapolres Jepara AKBP ARIS Tri Yunarko, S.I.K, M.Si menyampaikan perkembangan terkait Kamtibmas mulai Januari 2020 sampai dengan Desember tahun 2020 meliputi laporan Kamtibmas, Kriminalitas dan bencana alam berikut penyelesaian selama tahun 2020 bertempat di Aula Endra Dharmalaksana Polres Jepara. Terkait Pengamanan menjelang malam tahun baru, Polres Jepara akan Tegas Bubarkan Kerumunan di Malam Tahun Baru 2021. Rabu, (30/12/2020). 


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si., Wakapolres Jepara Kompol I Putu Bagus Krisna Purnama, S.I.K., Kabagsumda Polres Jepara Kompol Karman, S.H., Kasat Sabhara Polres Jepara AKP M. Syaifuddin, S.H., Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Johan Andika, S.E., S.I.K., Kasatpolair Polres Jepara AKP Lukman Fuadi, S.H., Kasat Resnarkoba Polres Jepara Iptu R. Aries Sulistiyono, S.H., Kasubbagbinops Bagops Polres Jepara AKP Daffid Paradhi, Kasubbaghumas Bagops Polres Jepara Iptu Edy Purwanto, Kasipropam Polres Jepara Ipda Heru S., Wartawan dari media cetak, elektronik dan online yang berjumlah  45 orang. 


Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si membacakan press release akhir tahun 2020. Terkait kamtibmas yang ada diwilayah hukum Polres Jepara.


Kapolres Jepara menambahkan saat wawancara dengan awak media, terkait pengamanan menjelang malam tahun baru, semua objek wisata yang ada dijepara ditutup, sesuai dengan surat edaran bupati bahwa semua tempat wisata ditutup, 


" Sesuai dengan surat edaran Bupati semua tempat wisata ditutup, untuk tepat wisata ini anggota kita sudah kita ploting ditempat objek wisata tersebut sehingga ada masyarakat yang akan ketempat wisata tersebut dihimbau untuk kembali" ucap Kapolres


Dan juga instruksi Kapolda Jateng  terkait kerumunan dimalam tahun baru 2021, Kapolda mengatakan tidak ada tempat untuk berkerumun satuan tugas akan bubarkan kerumunan jika melanggar maka akan dilakukan penegakan tegas sesuai hukum, masyarakat dihimbau untuk tetap dirumah bersama keluarga.


" Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K. menghimbau masyarakat dimalam tahun baru 2021 tetap dirumah bersama keluarga, Kapolda Jateng  telah amanatkan kepada jajaran untuk bertindak tegas terhadap pelanggar, apalagi yang membunyikan petasan juga kembang api yang menimbulkan ledakan" 


Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si. mengatakan Polres Jepara akan menggelar operasi yustisi juga Operasi miras jelang malam tahun baru 2021. 


Penolakan masyarakat terkait pemakaman jenazah terkonfirmasi Covid-19 dilakukan secara protokol Kesehatan Kapolres Jepara mengatakan akan melakukan tindakan preventif namun jika tindakan tidak diindahkan maka akan dilakukan penegakan sesuai ketentuan hukum.


Satlantas Polres Jepara bersama Dishub Tahun 2021 akan mengadakan kegiatan tilang elektronik, dimana pada perempatan perempatan jalan akan dipasang Cctv untuk mematau merekam pelanggaran lalulintas, pantauan pelanggar akan diberikan surat tilang dan dikirim ke alamat. Selama kendaraan diberikan sangsi tilang pemblokiran pajak kendaraan juga akan dikenakan. Pembukaan blokir harus membayar sangsi tilang terlebih dahulu baru pajak kendaraan bisa diperpanjang.  

Polres Jepara Tindak Tegas Bubarkan Kerumunan Malam Tahun Baru 2021

Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Jepara Kompol I Putu Bagus Krisna Purnama, S.I.K., menyampaikan terkait situasi Kamtibmas yang berada di wilayah hukum Polres Jepara Kejahatan/Kriminalitas di tahun 2019 sebanyak 291 dan di tahun 2020 sebanyak 295 (Naik 4) 


Tindak kriminalitas dijepara ditahun 2020 mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Tahun 2019 tindak kriminalitas sebanyak 291 dan ditahun 2020 sebanyak 295, kenaikan 4 kasus ditahun 2020.


Kemudian tindak Gar Hukum/Tipiring mengalami penurunan dari tahun lalu, yaitu ditahun 2019 sebanyak 122 kasus dan di tahun 2020 sebanyak 32 kasus, penurunan 90 kasus ditahun 2020. Sedangkan kasus terkait Trantib ditahun 2019 dan 2020 Nihil, Bencana di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. 


Kapolres Jepara terkait Kejahatan Konvensional mengatakan Tahun 2019 laporan sebanyak 282 selesai 185.Tahun 2020 laporan sebanyak 279 selesai 206. Sedangkan Kejahatan Transnasional di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. 


Kejahatan terhadap Kekayaan Negara Kapolres Jepara Mengatakan di tahun 2019 dilaporkan sebanyak 9 kasus, 7 diantaranya selesai. Sedangkan ditahun 2020 dilaporkan sebanyak 16 kasus, 12 selesai. Kejahatan Berimplikasi Kontijensi di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. 


Kasus Kejahatan Hak Asasi Manusia (HAM) di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. Kejahatan Konvensional di tahun 2019 dan Tahun 2020 : 


Dilaporkan terkait kasus Currat tahun 2019 lapor sebanyak 47 dan selesai sebanyak 31. Tahun 2020 lapor sebanyak 27 dan selesai sebanyak 20. 


Kasus Curranmor : Tahun 2019 lapor sebanyak 82 dan selesai sebanyak 25. Tahun 2020 lapor sebanyak 39 dan selesai sebanyak 19. 


Curras : Tahun 2019 lapor sebanyak 8 dan selesai sebanyak 4. Tahun 2020 lapor sebanyak 12 dan selesai sebanyak 11. 


Curi Biasa : Tahun 2019 lapor sebanyak 7 dan selesai sebanyak 3.

Tahun 2020 lapor sebanyak 8 dan selesai sebanyak 7. 


Pembunuhan : Tahun 2019 lapor sebanyak 2 dan selesai sebanyak Tahun 2020 lapor sebanyak 0 dan selesai sebanyak 2. 


Perkosaan : Tahun 2019 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 2.

Tahun 2020 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 0. 


Penipuan : Tahun 2019 lapor sebanyak 8 dan selesai sebanyak 2.Tahun 2020 lapor sebanyak 7 dan selesai sebanyak 2. 


Pencabulan : Tahun 2019 lapor sebanyak 13 dan selesai sebanyak 15. Tahun 2020 lapor sebanyak 35 dan selesai sebanyak 27. 


Anirat di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. Perjudian : Tahun 2019 lapor sebanyak 10 dan selesai sebanyak 6. Tahun 2020 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 2. 


Penggelapan : Tahun 2019 lapor sebanyak 15 dan selesai sebanyak 12. Tahun 2020 lapor sebanyak 40 dan selesai sebanyak 27. 


Pengrusakan : Tahun 2019 lapor sebanyak 0 dan selesai sebanyak 0. Tahun 2020 lapor sebanyak 3 dan selesai sebanyak 0. 


Pemerasan : Tahun 2019 lapor sebanyak 3 dan selesai sebanyak 1. Tahun 2020 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 0. 


KDRT : Tahun 2019 lapor sebanyak 4 dan selesai sebanyak 4. Tahun 2020 lapor sebanyak 4 dan selesai sebanyak 2. 


Pengeroyokan : Tahun 2019 lapor sebanyak 16 dan selesai sebanyak 12. Tahun 2020 lapor sebanyak 14 dan selesai sebanyak 11. 


Penganiayaan : Tahun 2019 lapor sebanyak 18 dan selesai sebanyak 19. Tahun 2020 lapor sebanyak 17 dan selesai sebanyak 7. 


Perzinahan : Tahun 2019 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 3. Tahun 2020 lapor sebanyak 2 dan selesai sebanyak 4. 


Pemalsuan : Tahun 2019 lapor sebanyak 3 dan selesai sebanyak 1. Tahun 2020 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 0. 


Penganiayaan Yang Akibatkan MD : Tahun 2019 lapor sebanyak 0 dan selesai sebanyak 0. Tahun 2020 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 0. 


Narkotika (Dalam Negeri) : Tahun 2019 lapor sebanyak 36 dan selesai sebanyak 36. Tahun 2020 lapor sebanyak 47 dan selesai sebanyak 47.


Kejahatan Konvensional Lainnya : Tahun 2019 lapor sebanyak 8 dan selesai sebanyak 5. Tahun 2020 lapor sebanyak 18 dan selesai sebanyak 18. 


Kejahatan yang meresahkan masyarakat Tahun 2019 dan Tahun 2020 : 


Currat : Tahun 2019 lapor sebanyak 47 dan selesai sebanyak 31. Tahun 2020 lapor sebanyak 27 dan selesai sebanyak 20. 


Curranmor : Tahun 2019 lapor sebanyak 82 dan selesai sebanyak 25.

Tahun 2020 lapor sebanyak 39 dan selesai sebanyak 19. 


Curras : Tahun 2019 lapor sebanyak 8 dan selesai sebanyak 4. Tahun 2020 lapor sebanyak 12 dan selesai sebanyak 11. 


Pembunuhan : Tahun 2019 lapor sebanyak 2 dan selesai sebanyak 3. Tahun 2020 lapor sebanyak 0 dan selesai sebanyak 2. 


Perkosaan : Tahun 2019 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 2. Tahun 2020 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 0. 


Penipuan : Tahun 2019 lapor sebanyak 8 dan selesai sebanyak 2. Tahun 2020 lapor sebanyak 7 dan selesai sebanyak 2. 


Anirat di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. 


Perjudian : Tahun 2019 lapor sebanyak 10 dan selesai sebanyak 6. Tahun 2020 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 2. 


Narkotika (Dalam Negeri) : Tahun 2019 lapor sebanyak 36 dan selesai sebanyak 36. Tahun 2020 lapor sebanyak 47 dan selesai sebanyak 47. 


Uang Palsu di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. 


Kejahatan yang merugikan kekayaan negara tahun 2019 dan tahun 2020 : 


Korupsi : Tahun 2019 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 1. Tahun 2020 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 0. 


Illegal Logging : Tahun 2019 lapor sebanyak 3 dan selesai sebanyak 2. Tahun 2020 lapor sebanyak 6 dan selesai sebanyak 6. 


Illegal Fishing di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. 


Illegal Minning : Tahun 2019 lapor sebanyak 3 dan selesai sebanyak 3. Tahun 2020 lapor sebanyak 7 dan selesai sebanyak 5. 


Penyelundupan di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. 


BBM Illegal : Tahun 2019 lapor sebanyak 3 dan selesai sebanyak 1. Tahun 2020 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 1. 


Uang Palsu : Tahun 2019 lapor sebanyak 0 dan selesai sebanyak 0.

Tahun 2020 lapor sebanyak 1 dan selesai sebanyak 0. 

Imigrasi di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. 

Fiskal di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. 

Lingkungan Hidup di tahun 2019 dan 2020 Nihil/tetap. 

Data Ungkap Kasus Sat Narkoba Polres Jepara Tahun 2019 dan Tahun 2020 Jenis Narkotika : Tahun 2019 LP sebanyak 36 dan TSK sebanyak 40, BB 76 Paket Sabu dan 4.178 Butir Obat.

Tahun 2020 LP sebanyak 47 dan TSK sebanyak 59, BB 106 Paket Sabu dan 39.963 Butir Obat. 


Tingkat kerawanan peredaran dan penyalahguna Narkoba di Wil Hukum Polres Jepara Tahun 2019 dan Tahun 2020 :


JEPARA KOTA, tahun 2019 sebanyak 9 LP dan tahun 2020 sebanyak 13 LP. 

TAHUNAN, tahun 2019 sebanyak 6 LP dan tahun 2020 sebanyak 10 LP. 

PECANGAAN, tahun 2019 sebanyak 5 LP dan tahun 2020 sebanyak 5 LP. 

MAYONG, tahun 2019 sebanyak 1 LP dan tahun 2020 sebanyak 4 LP. 

MLONGGO, tahun 2019 sebanyak 3 LP dan tahun 2020 sebanyak 4 LP. 

BANGSRI, tahun 2019 sebanyak 2 LP dan tahun 2020 sebanyak 3 LP. 

BATEALIT, tahun 2019 sebanyak 3 LP dan tahun 2020 sebanyak 3 LP. 

KEMBANG, tahun 2019 sebanyak 3 LP dan tahun 2020 sebanyak 1 LP. 

DONOROJO, tahun 2019 sebanyak 1 LP dan tahun 2020 sebanyak 1 LP. 

KELING, tahun 2019 sebanyak 0 LP dan tahun 2020 sebanyak 1 LP. 

KEDUNG, tahun 2019 sebanyak 0 LP dan tahun 2020 sebanyak 1 LP. 

PAKIS AJI, tahun 2019 sebanyak 0 LP dan tahun 2020 sebanyak 1 LP. 

WELAHAN, tahun 2019 sebanyak 2 LP dan tahun 2020 sebanyak 0 LP. 

KALINYAMATAN, tahun 2019 sebanyak 1 LP dan tahun 2020 sebanyak 0 LP. 


Anev Dakgar Lantas Januari - Desember 2019 dan Januari - Desember 2020 : 


TILANG tahun 2019 sebanyak 22.374 dan tahun 2020 sebanyak 18.119 (TURUN : 4.255) 

TEGURAN tahun 2019 sebanyak 23.900 dan tahun 2020 sebanyak 14.448 (TURUN : 9.452) 

JUMLAH TEGURAN DAN TILANG tahun 2019 sebanyak 46.274 dan tahun 2020 sebanyak 32.567 (TURUN : 13.707) 

DENDA tahun 2019 sebanyak Rp. 1.586.966.000 dan tahun 2020 sebanyak Rp. 1.072.319.000 (TURUN : 514.647.000) 


Anev Laka Lantas Tahun 2019 dan Tahun 2020

Jumlah Laka Lantas tahun 2019 sebanyak 581 dan tahun 2020 sebanyak 338 (Turun : 243 kejadian) 

Meninggal Dunia, tahun 2019 sebanyak 57 dan tahun 2020 sebanyak 79 (Naik : 22 ORG) 

Luka Berat, tahun 2019 sebanyak 7 dan tahun 2020 sebanyak dan tahun 2020 sebanyak 1 (Turun : 6 Orang). 

Luka Ringan, tahun 2019 sebanyak 689 dan tahun 2020 sebanyak 340 (Turun : 349 Orang). 

RUMAT tahun 2019 sebanyak Rp. 266.710.000 dan tahun 2020 sebanyak Rp. 157.750.000 (Turun : 108.960.000). 


Jumlah total hasil KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) 2020 Polres Jepara melakukan penyitaan miras sebanyak 4.742 botol dan 7.276 liter .(RedMjp- Jteam)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad