Babinsa Dan Kepolisian Serta Anggota BPBD Evakuasi Mayat Gantung Diri Di Pohon Durian

Merdekajayapos.com Jepara – Mayat tergantung di pohon durian, semula penasaran bau menyengat seorang warga temukan sesosok mayat laki-laki gantung diri di pohon durian dalam keadaan sudah meninggal di kebun durian warga yang berada di Desa Tanjung, Rt 30/Rw 04, Kecamatan Pakis Aji. Babinsa bersama pihak Kepolisian, anggota BPBD dan relawan melakukan evakuasi mayat laki-laki yang gantung diri. Selasa (4/1/2021).

Penemuan mayat gantung diri di pohon durian di Desa Tanjung Pakis Aji Jepara

Penemuan mayat gantung diri di pohon durian di Desa Tanjung Pakis Aji Jepara
Penemuan sesosok mayat laki-laki tersebut tergantung di pohon durian dengan menggunakan tali tambang dan memakai celana pendek berwarna hitam serta kain selendang bermotif batik dan kondisi mayat sudah membiru.

Menurut dari keterangan saksi atas nama Sukar (60) selaku sekretaris desa penemuan mayat itu bermula dari bau yang menyengat di sekitaran wilayah Rt 36/Rw 4 Dukuh Gronggong, Desa Tanjung.

Untuk itu, Sukar (60) bersama warga untuk mencari letak bau yang menyengat tersebut, setelah dilakukan pencarian sekitar Pukul 08.00 Wib telah ditemukan seseorang yang sudah meninggal dunia akibat gantung diri di kebun milik Surat warga Desa Tanjung.

Diketahui dari sesosok mayat yang gantung diri berjenis kelamin laki-laki tersebut ternyata merupakan warga Desa Tanjung Rt 30/Rw 04, Kecamatan Pakis Aji bernama Saulin (50).

Dengan adanya kejadian itu, Sukar (60) selaku perangkat desa bergegas melaporkan kejadian tesebut kepada pihak yang berwajib.

Mendapat laporan dari perangkat desa baik dari pihak Kepolisian Polsek Pakis Aji bersama Babinsa Kopka Khunderin anggota Koramil 09/Mlonggo serta relawan dibantu anggota BPBD bergegas menuju lokasi kejadian penemuan mayat laki-laki gantung diri

Selanjutnya, pihak Kepolisian dan Babinsa bersama relawan mengevakuasi mayat yang gantung diri tersebut dengan cara melepaskan tali jeratan di leher korban.


Saat ditemui, Babinsa Kopka Khunderin mengatakan belum diketauhi secara pasti apa penyebab Saulin (50) melakukan gantung diri, akan tetapi menurut keterangan dari istri korban Jannah (45) bahwa almarhum sebelumnya pergi meninggalkan rumah pada tanggal 31 Desember 2021 sekitar Pukul 23.30 Wib tanpa berpamitan dengan keluarga.


“Untuk saat ini pihak keluarga sudah menerima dan meminta jenazah langsung di bawa kerumah untuk dikebumikan tanpa dilakukannya otopsi dan bahkan pihak keluarga sudah menandatangani surat pernyataan dari pihak kepolisian,” ujarnya (@ries).

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url