Lomba Sesorah Bahasa Jawa Warnai Milad SMP Muhammadiyah Mlonggo Ke-55

Merdekajayapos.com JEPARA- SMP Muhammadiyah Mlonggo merayakan hari jadinya yang ke-55. Peringatan Hari jadi/ milad kali ini adalah istimewa karena dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah ( PDM) Jepara K.H., Fachrurrozi dan Sekretaris PDM Jepara Soleh Sudarsono. Sabtu 5/2/2022 M, 3 Rajab 1443 H.

Lomba Sesorah Bahasa Jawa lomba khutbah Jum'at milad SMP Muhammadiyah Mlonggo

Dalam peringatan milad yang ke-55 yang digelar di komplek perguruan Muhammadiyah Mlonggo ini diadakan beberapa acara antara lain: hikmah milad, senam bersama, lomba mebaca khutbah Jum'at, lomba sesorah bahasa Jawa dan  lomba paduan suara.

Milad Ke-55 SMP Muhammadiyah Mlonggo Gelar Lomba Sesorah Bahasa Jawa

Acara milad ini diawali dengan tilawah Al-Qur'an dan salat dhuha . Acara ditutup dengan pembinaan dan penguatan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Perguruan Muhammadiyah Mlonggo. 

Lomba Sesorah Bahasa Jawa lomba khutbah Jum'at milad SMP Muhammadiyah Mlonggo

Acara dihadiri oleh guru dan karyawan SMP Muhammadiyah Mlonggo, Guru TK PAUD Aisyiyah Mlonggo, SMK Muhammadiyah Mlonggo dan jajaran PCM ( pimpinan cabang Muhammadiyah) Mlonggo. 

Ketua PDM Jepara K.H., Fachrurrozi dalam sambutannya mengatakan, 

" Guru di Muhammadiyah harus memiliki : Quwwatul Aqidah  yakni Tauhid yang kuat dan kokoh tidak tercampur dengan Penyakit TBCS ( Takhayul, Bid'ah, Churafat, Syirik) . Yang kedua quwwatul 'Ilmi ( kekuatan ilmu)  ketiga quwwatul jihad ( kuat dalam semangat) keempat quwwatul Akhlak, pendidikan menanamkan akhlak mulia dengan nasehat dan bimbingan,  yang kelima Quwwatul Ukhuwwah dan keenam Quwwatul Maal".

Ketua panitia milad SMP Muhammadiyah Mlonggo Nasyi'atul Aisyiyah menjelaskan bahwa peringatan milad ini adalah ajang pembinaan. Diharapkan seluruh guru dan karyawan yang ada di Perguruan Muhammadiyah  Mlonggo paham apa itu Muhammadiyah, bagaimana gerakan dan mampu melaksanakan tujuan Muhammadiyah dengan mendidik anak didik yang ada di Perguruan Muhammadiyah Mlonggo . Karena menegakkan dan menjunjung tinggi ajaran agama Islam membutuhkan kekuatan. (Edi sulton).

Berita Selanjutnya Berita Sebelumnya
Belum Ada Komentar
Tambah Komentar
comment url