Bantu Damkar Relawan KOKAM Tangani Kebakaran Sampai Dini Hari

Anggoro saat memadamkan api tadi malam

Merdekajayapos.com JEPARA- Kemarin Senin 26/7/2021, telah terjadi kebakaran di dua tempat di kabupaten Jepara yaitu kebakaran gudang mebel di Sinanggul Mlonggo dan pabrik kayu lapis di Guyangan Bangsri Jepara.


Kebakaran gudang mebel di Sinanggul Mlonggo dan pabrik kayu lapis Bangsri Jepara

Namun kasus kebakaran di Guyangan Bangsri pabrik kayu lapis milik Ali Yanto alias Mbah Jawul warga desa Plajan  menimbulkan asap yang cukup pekat. Hal inilah yang cukup sulit untuk pemadamanya.


Kokam bantu petugas damkar padamkan api di gudang mebel sinanggul dan pabrik kayu lapis Bangsri

Untuk itu petugas Damkar  yang dibantu oleh KOKAM, Ubaloka, KRJ dan ACT bekerja sampai  tengah malam untuk menangani pemadaman ini. Bahkan seorang relawan KOKAM  ( komando kesiapsiagaan angkatan muda Muhammadiyah) Jepara bernama Anggoro Tri Atmojo bersama tim damkar menangani sampai dini hari karena rekannya yang lain sudah beristirahat karena kelelahan.


BACA JUGA : DANDIM 0719/JEPARA BERSAMA KAPOLRES PIMPIN APEL SKALA BESAR ANTISIPASI GANGGUAN KAMTIBMAS

BACA JUGA : KAPOLRES JEPARA PANGGIL KOKAM PEMUDA MUHAMMADIYAH JEPARA, ADA APAKAH


" Saya begitu tahu tahu ada kabar kebakaran di grup damkar pukul 16.30 langsung meluncur. Pukul 17.30 kami bersama tim damkar, ACT, Ubaloka dan KRJ langsung menangani kebakaran ini", ujar Anggoro Tri Atmojo, Selasa 27/7/2021.

Kepulan asap hari ini yang mulai ditangani

Menurut pria asal desa Ngasem RT 18 RW 2 Batealit ini kebakaran di gudang yang ada di jalan Guyangan - Buper Pakis Adhi ini banyak menimbulkan asap karena banyaknya limbah dan serpihan kayu dari pabrik kayu lapis yang menumpuk kurang lebih 2 tahun.

" Akibat dari kondisi ini asap yang keluar lebih banyak dan sampai kurang lebih 1 km. Kami berupaya memadamkan sampai malam belum berhasil, dari sebagian rekan ada yang sudah kembali beristirahat. Alhamdulillah saya bersama rekan damkar berupaya terus menangani sampai dinihari atau pukul 03.30. kami kembali karena ada pergantian personil dari rekan damkar jadi saya ikut, saya sendiri dibantu oleh seorang karyawan pabrik. Pagi ini juga saya mulai lagi pemadaman itu, " terang Anggoro.

Anggoro mengaku sebagai relawan dari KOKAM dia mau bergerak di bidang sosial karena ada perasaan senang bisa membantu sesama. Sebuah upaya tanpa pamrih yang perlu diapresiasi.


Kontributor: Edi Sulton

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url